Inilah 6 Perbedaan Samsung Galaxy A12 dan Galaxy A13

Ditulis oleh Ananda Ganesha M

Jika memikirkan tentang HP murah, bayangan kita mungkin senantiasa tertuju pada brand asal Tiongkok seperti realme ataupun Xiaomi. Namun, sebenarnya Samsung juga punya seri Galaxy A yang harganya murah meriah. Contohnya seperti Samsung Galaxy A12 dan A13 yang hanya dibanderol dengan harga rilis Rp2 jutaan.

Sebagai generasi penerusnya, Galaxy A13 memang sudah wajarnya membawakan beberapa peningkatan, entah itu dari sisi kinerjanya, kamera, ataupun yang lainnya. Apalagi mengingat Galaxy A13 hadir setahun lebih baru ketimbang Galaxy A12, tentu hal ini jadi keuntungan tersendiri bagi Galaxy A13 yang dipastikan akan mampu di-upgrade ke versi Android yang lebih baru.

Lantas, seberapa drastiskah peningkatan yang dibawakan Galaxy A13 ketimbang Galaxy A12 yang menjadi pendahulunya? Apakah Galaxy A13 masih berada di banderol harga yang serupa? Yuk, ketahui beberapa perbedaan keduanya berikut ini!

Spesifikasi Samsung Galaxy A12

Samsung Galaxy A12
Layar PLS IPS 6.5 inci
Chipset Exynos 850
RAM 3 GB, 4 GB
Memori Internal 32 GB, 64 GB
Kamera 48 MP (wide) 5 MP (ultrawide) 2 MP (macro) 2 MP (depth)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Kelebihan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Tokopedia

Spesifikasi Samsung Galaxy A13

Samsung Galaxy A13
Layar PLS TFT 6.6 inci
Chipset Exynos 850
RAM 4 GB, 6 GB
Memori Internal 64 GB, 128 GB
Kamera 50 MP (wide) 5 MP (ultrawide) 2 MP (macro) 2 MP (depth)
Baterai Li-Po 5000 mAh
Kelebihan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Tokopedia

Perbedaan Samsung Galaxy A12 dan Galaxy A13

Kini saatnya Anda mengetahui perbedaan antara Galaxy A12 dan Galaxy A13, sang produk smartphone seharga 2 jutaan dengan fitur-fitur dan spesifikasi menarik, yakni sebagai berikut.

1. Ukuran dan Resolusi Layar

galaxy a13 layar_

Siapa yang tidak menyukai kegiatan menonton di smartphone? Dengan sistem operasi Android yang begitu unggul dan multifungsi, pengguna bisa gunakan Galaxy A12 dan Galaxy A13 sebagai sarana menonton yang layak. Namun jika bertanya-tanya mana di antara keduanya yang punya layar lebih asyik, jawabannya tentu Galaxy A13.

Soalnya, sang generasi penerus ini sudah hadirkan ukuran layar 6,6 inci yang lebih besar, serta berada pada resolusi tajam Full HD (1080 x 2408 piksel) dengan kerapatan 400 ppi.

Ini jauh lebih bagus daripada Galaxy A12 dengan ukuran 6,5 inci serta masih menyuguhkan resolusi HD+ alias 720 x 1600 piksel. Bukan itu saja, kerapatan pikselnya pun nyaris dua kali lipat lebih rendah, yaitu 270 ppi.

Mengapa resolusi dan ketajaman piksel menjadi penting? Soalnya, keduanya ini sungguh berpengaruh pada tingkat kualitas ketajaman isi layar yang bisa Anda nikmati.

Terlebih jika Anda beralih dari HP yang gunakan layar Full HD+, Anda akan menyadari keberadaan bagian yang choppy atau pixelated pada gambar. Apalagi, tingkat ketajaman miliknya di bawah 400 ppi yang menandakan masing-masing piksel akan begitu terlihat.

Kedua ponsel sama-sama suguhkan panel PLS (plane to line switching) LCD yang konon lebih cerah dan mampu suguhkan kualitas gambar lebih baik ketimbang IPS (in panel switching).

Selain itu, panel PLS juga dinilai memiliki efisiensi daya lebih tinggi, sehingga memengaruhi daya ketahanan baterai smartphone secara keseluruhan, dilansir dari matchstix.io.

2. Helio P35 vs. Exynos 850

Exynos 850

Menginginkan smartphone Samsung murah dengan performa gaming berat? Sayang sekali, baik Samsung Galaxy A12 maupun A13 belum bisa dikatakan layak. Pasalnya, keduanya suguhkan chipset yang lebih ditujukan untuk efisiensi daya dan penggunaan ringan sehari-hari ketimbang untuk gaming.

Samsung Galaxy A12 misalnya, hanya ditopang dengan SoC (system on a chip) dari MediaTek berupa Helio P35 pada proses fabrikasi 12 nanometer.

Ini merupakan salah satu chipset MediaTek paling ringan di dunia, hanya menyuguhkan konfigurasi delapan inti prosesor yang mencakup empat inti ARM Cortex A55 berkekuatan 2 GHz, dan empat unit ARM Cortex A53 dengan kecepatan 1.8 GHz.

Begitu pun dengan chipset Exynos 850 yang terbenam pada jeroan Galaxy A13. Kendati ia merupakan SoC besutan Samsung sendiri, namun Exynos 850 hanya menyediakan delapan inti prosesor pada satu klaster yaitu ARM Cortex A55 dengan frekuensi 2 GHz.

Dari segi besaran clock speed, Helio P35 pada Galaxy A12 lebih unggul (2.3 GHz vs. 2 GHz). Akan tetapi, set arsitekturnya kalah saing dengan Exynos 850 (A53 vs. A55).

Dan karena tidak suguhkan mikroarsitektur ARM Cortex A7x sama sekali, keduanya memang tidak siap menunjang aktivitas gaming secara intens dan profesional. Ucapkan selamat tinggal pada pengalaman PUBG M dan Genshin Impact yang lancar jaya.

Exynos 850 hadir dengan kartu pengolah grafis Mali G52 MP1 dengan clock speed lebih tinggi yaitu 820 MHz, ketimbang Helio P35 yang dilengkapi dengan IMG PowerVR GE8320 berkecepatan 680 MHz.

Adapun untuk segi efisiensi daya, Exynos 850 tampaknya lagi-lagi unggul dengan fabrikasi 8 nanometer. Tentu lebih baik dibanding Helio P35 dengan ukuran transistor 12 nanometer.

Sumber NanoReview pun menyebutkan bahwa Exynos 850 mendapatkan skor AnTuTu v9 yang 43 persen lebih tinggi dari Helio P35, yakni 131.970 vs. 99.416 poin. Sebagai informasi, skor AnTuTu v9 ini mewakili kinerja CPU, GPU, RAM, dan juga I/O pada beragam skenario yang berbeda.

Sementara itu, skor Geekbench 5 hanya mengukur kinerja prosesor (CPU) secara single thread dan multi-thread.

Helio P35 rupanya hadirkan skor lebih tinggi secara single-core sebesar 169, dengan multi-core sebesar 973 poin. Exynos 850 justru punya skor yang sedikit lebih kecil di angka 161 poin untuk pengujian single-core, dan 945 untuk penguian multi-core.

Jika ditarik secara garis besar, Exynos 850 memang sedikit di bawah Helio P35 dari segi kemampuan CPU, namun hadirkan efisiensi daya lebih tinggi dan memiliki kemampuan grafis yang lebih unggul.

1 23»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram