7 HP Lipat Paling Murah di Indonesia (Mei 2026)
Banyak produsen smartphone di dunia yang akhirnya merilis ponsel lipat. Konsep ponsel ini dianggap sebagai era baru di industri smartphone yang bisa dibilang jenuh dengan bentuk yang sekadar memanjang saja.
Karena hal itu, jumlah ponsel pintar lipat yang hadir tiap tahunnya semakin banyak dengan harga yang bervariasi. Nah, di artikel ini Carisinyal akan membagikan daftar ponsel lipat yang hadir secara resmi di Indonesia dan diurutkan dari ponsel dengan harga paling murah.
1. Motorola Razr 60
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable LTPO AMOLED 6.9 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400X |
| Baterai | Li-Po 4500 mAh |
Kalau kamu ingin merasakan pengalaman ponsel lipat gaya clamshell alias flip dengan harga terjangkau, Motorola Razr 60 adalah pilihan yang sangat menarik. Layar utamanya menggunakan panel pOLED LTPO berukuran 6,9 inci dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120Hz dan kecerahan puncak 3.000 nits.
Teknologi LTPO memungkinkan layar menyesuaikan konsumsi dayanya secara otomatis tergantung konten yang ditampilkan, sehingga lebih hemat baterai tanpa mengorbankan kualitas tampilan. Layar ini juga sudah mendapatkan validasi Pantone untuk memastikan akurasi warna yang konsisten.
Saat ponsel dilipat, layar eksternal pOLED berukuran 3,6 inci dengan refresh rate 90Hz dan kecerahan puncak 1.700 nits siap digunakan. Layar penutup ini dilapisi Corning Gorilla Glass Victus sehingga lebih tahan dari goresan sehari-hari.
Yang membuatnya benar-benar berguna adalah kehadiran fitur Moto AI dan Google Gemini yang dapat diakses langsung dari layar luar tanpa perlu membuka ponsel, mulai dari merangkum notifikasi dengan fitur Catch Me Up hingga asisten proaktif Next Move.
Di sektor kamera, Razr 60 membawa sensor utama 50MP dengan OIS, ultrawide 13MP, dan kamera depan 32MP. Salah satu fitur kamera yang paling unik adalah kemampuan perekaman video berbasis gerakan tangan sehingga kamu bisa memulai, menjeda, atau menghentikan rekaman hanya dengan gestur tangan tanpa menyentuh layar.
2. Samsung Galaxy Z Flip7
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.9 inci |
| Chipset | Exynos 2500 |
| Baterai | Li-Po 4300 mAh |
Samsung Galaxy Z Flip7 hadir dengan layar penutup yang kini jauh lebih besar dan fungsional. Layar penutup atau FlexWindow Galaxy Z Flip7 kini berukuran 4,1 inci dengan panel Super AMOLED dan kecerahan puncak 2.600 nits.
Ukuran ini naik cukup signifikan dari generasi sebelumnya, dan kini bezelnya dibuat sangat tipis hanya 1,25 mm sehingga layar terasa hampir memenuhi seluruh panel atas. Dari layar penutup ini, kamu bisa mengakses Gemini Live langsung menggunakan suara, melihat informasi lewat Now Bar dan Now Brief, hingga membalas pesan tanpa perlu membuka ponsel.
Ketika dibuka, layar utamanya menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci. Layar utama ini semakin diperkuat dengan kaca Ultra Thin Glass generasi terbaru yang kini 50 persen lebih tebal untuk meningkatkan ketahanannya secara signifikan. Rangka ponsel menggunakan Armor Aluminium Frame sementara layar penutup dilindungi Corning Gorilla Glass Victus 2.
Galaxy Z Flip7 ditenagai chipset Exynos 2500 dengan RAM 12GB dan pilihan penyimpanan 256GB atau 512GB. Performa gaming dan multitaskingnya sudah di level flagship berkat kombinasi ini. Sektor kamera menggunakan dua lensa di bagian belakang yaitu kamera utama 50MP dengan OIS dan kamera ultrawide 12MP dengan sudut pandang 123 derajat.
3. Samsung Galaxy Z Fold7 5G
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 8.0 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite |
| Baterai | Li-Po 4400 mAh |
Dalam kondisi terbuka, Galaxy Z Fold7 hanya setebal 4,2 mm saja, menjadikannya yang paling tipis di seluruh lini Z Fold yang pernah ada. Saat dilipat, ketebalannya adalah 8,9 mm atau setara dengan ketebalan sekitar 9 kartu kredit yang disusun. Bobotnya pun hanya 215 gram, lebih ringan dari Galaxy S25 Ultra.
Meski begitu, ruang layar yang tersedia justru lebih besar. Layar utamanya kini menggunakan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci. Ukuran ini naik 11 persen dibanding generasi sebelumnya.
Untuk layar penutupnya, Samsung menghadirkan panel Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,5 inci dengan rasio 21:9, memberikan pengalaman pemakaian yang sangat familiar seperti menggunakan ponsel konvensional. Layar penutup 6,5 inci ini benar-benar terasa seperti ponsel biasa saat digunakan dalam kondisi terlipat.
Layar utama dilindungi Ultra Thin Glass yang 50 persen lebih tebal serta lapisan titanium baru untuk membuatnya lebih ringan sekaligus lebih tangguh. Selain itu, teknologi engsel Armor FlexHinge yang diperbarui berhasil meminimalkan efek lipatan yang terlihat pada layar.
Untuk performa, Galaxy Z Fold7 mengandalkan chipset Snapdragon 8 Elite for Galaxy. Soal kamera, untuk pertama kalinya di lini Galaxy Z Series, Samsung menyematkan kamera utama 200MP yang mampu menangkap detail empat kali lebih banyak dari generasi sebelumnya.
4. Huawei Mate X6
| Rilis | 2024 |
| Layar | Foldable LTPO OLED 7.93 inci |
| Chipset | Kirin 9020 |
| Baterai | 5110 mAh |
Dari sisi layar, Huawei Mate X6 menggunakan panel LTPO OLED di kedua sisinya dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120Hz. Layar utamanya berukuran 7,93 inci sementara layar penutupnya berukuran 6,45 inci.
Untuk melindungi layar penutupnya, Huawei menggunakan Kunlun Glass generasi kedua yang diklaim 25 kali lebih tahan jatuh dibandingkan kaca standar biasa. Di balik layar utamanya, terdapat material carbon fiber yang mampu menopang beban hingga 150 kg. Ketipisan bodinya sangat mengesankan yaitu hanya 4,6 mm saat terbuka dan 9,85 mm saat dilipat.
Di sektor kamera, Mate X6 mengandalkan sistem Ultra Chroma yang terdiri dari kamera utama 50MP dengan sensor RYYB yang mampu menangkap lebih banyak cahaya dibanding sensor konvensional, kamera ultrawide 40MP, serta kamera telefoto mikro 48MP dengan zoom optis 4x dan mode super makro hingga jarak 5 sentimeter.
Performa ponsel ini didukung chipset Kirin 9010 dengan RAM 12GB dan penyimpanan 512GB. Baterainya menggunakan teknologi silikon karbida berkapasitas 5.110 mAh dengan fast charging 66W dan wireless charging 50W. Ketahanannya sudah bersertifikasi IPX8 yang berarti tahan direndam air hingga kedalaman 2 meter selama 30 menit.
5. OPPO Find N5
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable LTPO3 OLED 8.12 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Elite |
| Baterai | 5600 mAh |
Saat dibuka, ketebalan OPPO Find N5 hanya 4,21 mm saja. Saat dilipat, tebalnya 8,93 mm, hampir setipis paspor. Bobotnya hanya 229 gram, hampir sama dengan iPhone 16 Pro Max.
Untuk mencapai ketipisan ekstrem ini tanpa mengorbankan ketangguhan, OPPO menggunakan kombinasi material premium seperti paduan titanium untuk engsel Flexion yang 25 persen lebih kecil dari pendahulunya namun tetap kokoh, aluminium seri 7000 tingkat penerbangan, dan serat karbon.
Hasilnya, Find N5 tidak hanya tipis tetapi juga menjadi ponsel lipat pertama di dunia yang sekaligus mengantongi sertifikasi IPX6, IPX8, dan IPX9. Artinya ia tahan terhadap semprotan air biasa, perendaman, hingga semburan air bertekanan tinggi sekalipun bahkan di suhu ekstrem.
Layar utamanya menggunakan panel Foldable LTPO OLED berukuran 8,12 inci yang mendukung HDR10+, Dolby Vision, dan HDR Vivid. Layar penutupnya pun tidak kalah impressive dengan ukuran 6,62 inci dan dilapisi kaca nanocrystal ultra-tipis yang 20 persen lebih kuat dari kaca biasa.
Performa Find N5 ditenagai chipset Snapdragon 8 Elite. Sistem kameranya dikerjakan bersama Hasselblad dan terdiri dari tiga lensa 50MP. Baterainya menggunakan teknologi silikon-karbon berkapasitas 5.600 mAh yang diklaim mampu untuk streaming nonstop 25 jam atau gaming 7 jam.
6. vivo X Fold5
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable LTPO AMOLED 8.03 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3 |
| Baterai | Li-Ion 6000 mAh |
vivo X Fold5 hadir dengan layar utama yang menggunakan panel LTPO 8T AMOLED berukuran 8,03 inci. Layar penutupnya juga menggunakan panel AMOLED berukuran 6,53 inci. Kedua layar ini mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland Eye Care 3.0 untuk kenyamanan mata saat digunakan dalam waktu lama.
Layar luar dilindungi Armor Glass generasi kedua yang diklaim 11 kali lebih kuat dari kaca biasa, sementara engselnya menggunakan Ultra Reliable Waterdrop Hinge yang diuji ketahanannya hingga 600 ribu kali lipatan. Dari sisi ketahanan, X Fold5 mengantongi sertifikasi IPX8, IPX9, dan IP5X sekaligus.
Soal kamera, vivo bekerja sama dengan ZEISS untuk menghadirkan Triple ZEISS Camera Setup, terdiri dari kamera utama VCS True Color 50MP dengan aperture lebar f/1.57 dan OIS, kamera telefoto 50MP dengan zoom optis 3x hingga HyperZoom 100x, serta kamera ultrawide 50MP.
Performanya ditopang chipset Snapdragon 8 Gen 3 dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB. Baterainya berkapasitas 6.000 mAh menggunakan teknologi semi-solid state generasi kedua dengan dukungan pengisian kabel 80W dan wireless charging 40W.
7. Huawei Mate X7
| Rilis | 2025 |
| Layar | Foldable LTPO OLED 8.0 inci |
| Chipset | Kirin 9030 Pro |
| Baterai | Li-Po 5600 mAh |
Layar utama Mate X7 berukuran 8 inci dengan panel LTPO OLED. Yang membuat layar utamanya benar-benar istimewa adalah penggunaan struktur 3-layer Composite Ultra-Tough. Tiga lapisan perlindungan ini diklaim meningkatkan ketahanan layar saat ditekuk hingga 100 persen dan ketahanan benturan hingga 20 persen dibanding generasi sebelumnya.
Untuk layar penutupnya, Huawei menghadirkan panel LTPO OLED berukuran 6,49 inci. Layar penutup ini dilindungi Ultra Durable Crystal Armour Kunlun Glass yang diklaim 16 kali lebih tahan gores dan 25 kali lebih tahan jatuh dibandingkan kaca biasa.
Engselnya dirancang ulang dengan pendekatan zero-contact hinge yang bertujuan mengurangi tekanan saat perangkat dilipat dan sudah diuji ketahanannya hingga satu juta kali lipatan. Fitur Wet Touch memastikan layar tetap responsif meski dalam kondisi basah.
Di sektor kamera, Mate X7 menghadirkan sistem True-to-Colour Camera 2.0 dengan teknologi Ultra Lighting HDR. Sensor kamera utamanya adalah RYYB 50MP berukuran 1/1.28 inci yang diklaim mampu menyerap 31 persen lebih banyak cahaya dengan aperture variabel fisik f/1.49 hingga f/4.0, serta dukungan dynamic range hingga 17,5 EV.
Kamera telefoto makro 50MP dengan zoom optis 3,5x dapat memfokuskan objek hingga jarak sekitar 12 cm, sementara kamera ultrawide 40MP melengkapi konfigurasi belakangnya. Performanya ditopang chipset Kirin 9030 dengan RAM 16GB dan penyimpanan 512GB.

