carisinyal-web-banner-retina 35

6 HP Lipat Terbaru di Indonesia (Mei 2026)

Ditulis oleh Hilman Mulya Nugraha

Semenjak kemunculan sistem operasi Android dan iOS, desain ponsel mulai menjadi monoton. Ya, saat ini sebagian besar ponsel mengusung desain unibody. Jarang sekali ada brand menawarkan desain slide atau flip yang sempat populer di era featured phone.

Namun perlahan kini banyak ponsel yang menawarkan desain lipat, baik dalam bentuk lipat ke atas (vertikal) ataupun lipat ke samping (horizontal). Berbagai ponsel ini langsung menjadi incaran karena menghadirkan desain dan fungsi yang berbeda dari ponsel lainnya.

Penasaran apa saja deretan ponsel lipat terbaru yang ada saat ini? Langsung saja simak daftar ponsel yang mengusung konsep lipat terbaru yang beredar secara resmi di Indonesia berikut ini.

1. Huawei Mate X7

Rilis 2025
Layar Foldable LTPO OLED 8.0 inci
Chipset Kirin 9030 Pro
Baterai Li-Po 5600 mAh
Cek Harga Terbaru

Kalau kamu mencari ponsel lipat yang benar-benar memperhatikan ketahanan layar sebagai prioritas utama, Huawei Mate X7 adalah jawabannya. Ponsel ini hadir dengan inovasi layar yang belum pernah ada sebelumnya di kelas foldable, yaitu struktur tiga lapis Composite Ultra-Tough.

Hasilnya, ketahanan layar saat ditekuk diklaim meningkat hingga 100 persen dibandingkan generasi sebelumnya, sementara ketahanan terhadap benturan naik 20 persen. Layar luar pun tidak kalah kokoh berkat pelindung Crystal Armour Kunlun Glass yang diklaim 16 kali lebih tahan gores dan 25 kali lebih tahan jatuh dibandingkan kaca biasa.

Bicara soal layarnya sendiri, Huawei Mate X7 hadir dengan dua panel LTPO OLED dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120 Hz. Layar dalamnya berukuran 8 inci dengan resolusi 2416 x 2210 piksel dan kecerahan puncak 2.500 nits, sementara layar luarnya berukuran 6,49 inci dengan kecerahan yang bahkan lebih tinggi lagi di angka 3.000 nits.

Kedua layar mampu menampilkan 1,07 miliar warna dengan gamut warna P3. Yang unik, engsel Mate X7 menggunakan desain zero-contact yang mengurangi tekanan saat dilipat, dan diklaim bisa dibuka tutup hingga 200 ribu kali tanpa kerusakan.

Di sektor kamera, Huawei membawa sistem True-to-Color yang diklaim meningkatkan akurasi warna hasil foto hingga 43 persen. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan aperture variabel dari f/1,49 hingga f/4,0 yang bisa diatur secara fisik, didampingi kamera ultrawide 40 MP dan kamera telefoto makro 50 MP dengan zoom optis 3,5x.

2. Motorola Razr 60

Rilis 2025
Layar Foldable LTPO AMOLED 6.9 inci
Chipset MediaTek Dimensity 7400X
Baterai Li-Po 4500 mAh
Cek Harga Terbaru

Di antara semua ponsel lipat yang hadir resmi di Indonesia, Motorola Razr 60 menawarkan harga yang cukup terjangkau untuk sebuah ponsel flip bergaya clamshell dari merek ternama. Ponsel ini juga menjadi ponsel pintar lipat pertama yang Motorola bawa masuk ke Indonesia secara resmi.

Saat terbuka, layar utamanya adalah panel LTPO pOLED berukuran 6,9 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate adaptif 1 hingga 120 Hz dan kecerahan puncak hingga 3.000 nits. Teknologi LTPO memungkinkan refresh rate menyesuaikan otomatis dengan konten yang ditampilkan sehingga lebih hemat daya.

Layar luarnya berukuran 3,6 inci berbahan pOLED yang dilindungi Corning Gorilla Glass Victus. Salah satu keunggulan layar luar Razr 60 adalah pengguna bisa menjalankan semua aplikasi secara penuh tanpa perlu instalasi tambahan, mulai dari membalas WhatsApp hingga membuka aplikasi perbankan, langsung dari layar kecil itu saja.

Razr 60 juga menghadirkan fitur perekaman video berbasis gerakan tangan pertama di dunia pada ponsel lipat. Dengan Air Gesture, kamu bisa memulai rekaman, menjeda, atau menghentikannya tanpa menyentuh layar sama sekali.

Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan OIS dan validasi Pantone untuk akurasi warna yang terjamin, didampingi kamera ultrawide 13 MP. Engselnya terbuat dari titanium yang diklaim empat kali lebih kuat dari baja bedah dan sudah diuji hingga 500 ribu kali lipatan.

3. vivo X Fold5

Rilis 2025
Layar Foldable LTPO AMOLED 8.03 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Gen 3
Baterai Li-Ion 6000 mAh
Cek Harga Terbaru

Vivo X Fold5 masuk sebagai salah satu ponsel lipat bergaya buku yang paling berani dalam hal spesifikasi baterai dan ketahanan terhadap air. Layarnya hadir dalam konfigurasi ganda yang keduanya sama-sama berkelas tinggi.

Layar dalam berukuran 8,03 inci dengan panel LTPO AMOLED, refresh rate 120 Hz, dan kecerahan puncak hingga 4.500 nits. Layar luarnya berukuran 6,53 inci dengan kecerahan yang bahkan lebih tinggi mencapai 5.500 nits. Kedua layar sudah mendapatkan sertifikasi TÜV Rheinland Eye Care 3.0 untuk kenyamanan mata dalam penggunaan jangka panjang.

Soal baterai, Vivo menyematkan teknologi BlueVolt berkapasitas 6.000 mAh yang merupakan salah satu kapasitas terbesar di kelas ponsel lipat. Baterai ini bisa diisi penuh hanya dalam sekitar 30 menit berkat teknologi pengisian cepat 80W lewat kabel dan 40W secara nirkabel.

Vivo X Fold5 juga menjadi ponsel lipat pertama di dunia yang mengantongi sertifikasi ganda IPX8 dan IPX9 sekaligus dengan IP5X untuk ketahanan debu, bahkan sudah lolos uji dibuka-tutup lebih dari 1.000 kali di dalam air.

Untuk kamera, tiga lensa belakangnya semuanya beresolusi 50 MP dan dikembangkan bersama Zeiss, dengan konfigurasi kamera utama, ultrawide, dan telefoto periskop dengan zoom optis 3x. Multitaskingnya pun tergolong mumpuni karena mendukung hingga lima aplikasi berjalan bersamaan di layar utama lewat fitur Origin Workbench.

4. Samsung Galaxy Z Fold7 5G

Rilis 2025
Layar Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 8.0 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite
Baterai Li-Po 4400 mAh
Cek Harga Terbaru

Dari sisi layar, Galaxy Z Fold7 kini hadir dengan layar utama Dynamic AMOLED 2X berukuran 8 inci yang 11 persen lebih luas dari Z Fold6. Layar ini mendukung refresh rate adaptif 1 hingga 120 Hz, resolusi QXGA+, dan kecerahan puncak 2.600 nits dengan teknologi Vision Booster agar tetap terlihat jelas di bawah matahari langsung.

Layar luarnya pun ikut diperbesar menjadi 6,5 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X dan rasio aspek 21:9, sehingga terasa sangat familiar seperti ponsel biasa saat digunakan dalam kondisi terlipat. Layar luar ini dilindungi Corning Gorilla Glass Ceramic 2, material kaca keramik terbaru dari Corning.

Saat dibuka, ketebalan Z Fold7 hanya 4,2 mm, menjadikannya ponsel lipat buku tertipis yang pernah Samsung buat, dengan bobot keseluruhan hanya 215 gram. Sistem engsel juga diperbarui dengan Armor FlexHinge yang lebih tipis dan lebih kokoh berkat desain water droplet yang disempurnakan.

Lompatan paling mengejutkan datang dari kameranya. Untuk pertama kalinya di lini Z Fold, Samsung menyematkan kamera utama beresolusi 200 MP yang mampu menangkap detail jauh lebih tajam dari generasi sebelumnya.

Di sisi perangkat lunak, Z Fold7 menjadi ponsel pertama di Indonesia yang menjalankan Android 16 dengan antarmuka One UI 8, dipadu fitur Galaxy AI yang dioptimalkan khusus untuk form factor lipat termasuk Photo Assist, Audio Eraser, dan Circle to Search.

5. Samsung Galaxy Z Flip7

Rilis 2025
Layar Foldable Dynamic LTPO AMOLED 2X 6.9 inci
Chipset Exynos 2500
Baterai Li-Po 4300 mAh
Cek Harga Terbaru

Samsung Galaxy Z Flip7 adalah pilihan terbaik bagi kamu yang menginginkan ponsel lipat bergaya clamshell yang ringkas dan stylish. Layar luar Z Flip7 yang disebut FlexWindow kini hadir dengan ukuran 4,1 inci menggunakan panel Super AMOLED, naik signifikan dari 3,4 inci pada Z Flip6.

Layar ini mendukung refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 2.600 nits dengan Vision Booster untuk keterbacaan di luar ruangan. Dengan FlexWindow yang lebih lega ini, pengguna bisa mengetik pesan, mengecek jadwal, mengakses fitur Gemini Live dengan perintah suara, hingga mengambil foto selfie berkualitas tinggi, semuanya tanpa perlu membuka ponsel sama sekali.

Fitur Now Bar dan Now Brief juga bisa menampilkan informasi real-time seperti skor pertandingan, navigasi, atau ringkasan harian langsung di layar cover. Layar utamanya berukuran 6,9 inci Dynamic AMOLED 2X dengan kecerahan puncak yang sama di angka 2.600 nits dan refresh rate adaptif hingga 120 Hz.

Z Flip7 juga menjadi ponsel lipat pertama Samsung yang menggunakan chipset Exynos 2500 buatan sendiri, sekaligus menjadi seri Flip pertama yang mendukung Samsung DeX sehingga bisa berfungsi sebagai workstation mini saat disambungkan ke layar eksternal.

Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan OIS, dilengkapi ProVisual Engine untuk kualitas foto yang lebih baik di berbagai kondisi pencahayaan. Baterainya berkapasitas 4.300 mAh, yang merupakan kapasitas terbesar di seluruh lini Z Flip, didukung pengisian cepat 25W.

6. OPPO Find N5

Rilis 2025
Layar Foldable LTPO3 OLED 8.12 inci
Chipset Qualcomm Snapdragon 8 Elite
Baterai 5600 mAh
Cek Harga Terbaru

OPPO Find N5 datang sebagai ponsel lipat bergaya buku tertipis di dunia. Dengan ketebalan hanya 8,93 mm saat dilipat dan 4,21 mm saat terbuka, dimensinya memang hampir setipis paspor. Yang membuat pencapaian itu semakin mengesankan adalah bahwa OPPO tidak mengorbankan kapasitas baterai demi ketipisan tersebut.

Layar dalamnya berukuran 8,12 inci dengan panel LTPO AMOLED, mendukung resolusi 2480 x 2248 piksel, refresh rate adaptif 1 hingga 120 Hz, dan kecerahan puncak 2.100 nits, dengan lapisan Ultra Thin Glass sebagai pelindung.

Layar luarnya berukuran 6,62 inci dengan panel LTPO AMOLED yang bahkan lebih terang di 2.450 nits dan rasio aspek 20,7:9. Rasio yang lebih jangkung ini membuat Find N5 terasa seperti ponsel biasa saat digunakan dalam kondisi terlipat, sehingga transisi antara dua mode penggunaan terasa sangat alami.

OPPO Find N5 juga menjadi ponsel lipat pertama yang mendapatkan sertifikasi Minimized Crease dari TÜV Rheinland, artinya bekas lipatan pada layar secara resmi diakui lebih minim dibandingkan standar industri.

Engsel titanium Flexion Hinge yang digunakan 26 persen lebih kecil namun 36 persen lebih kokoh dari generasi sebelumnya, dan sanggup menahan beban hingga 50 kg. Find N5 juga mengantongi sertifikasi IPX6, IPX8, dan IPX9 sekaligus, menjadikannya tahan cipratan, rendaman, hingga semprotan air bertekanan tinggi.

Jadikan Carisinyal sebagai situs favoritmu di Google
google_preferred_source
cross