10 HP itel Terbaru di Indonesia (Juni 2026)
itel merupakan salah satu brand ponsel yang ada di bawah naungan Transsion. Brand ini berfokus pada ponsel yang menyasar target pasar entry level sehingga harganya murah meriah. Namun meskipun murah, ponsel buatan itel ini selalu laris di pasaran karena memiliki kualitas yang baik.
Nah, di artikel ini Carsinyal akan membahas daftar ponsel itel terbaru yang dijual secara resmi di Indonesia. Daftar ini bisa kamu jadikan panduan jika tertarik untuk membeli ponsel baru dalam waktu dekat.
1. itel A200
| Rilis | 2026 |
| Layar | IPS LCD 6.75 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Ion 5000 mAh |
itel A200 adalah ponsel yang hadir pada pertengahan 2026 dengan pendekatan yang sudah sangat khas dari lini A series yaitu harga terjangkau tapi tidak pelit soal ketahanan fisik.
Daya jual utama itel A200 ada pada kombinasi ketahanan dan layar yang lebih mulus dari biasanya. Ponsel ini sudah mengantongi sertifikasi IP65 sekaligus standar Military-Grade MIL-STD-810H, dan diklaim mampu bertahan saat terjatuh dari ketinggian hingga 1,8 meter. Angka itu lebih tinggi dibanding banyak pesaingnya di kelas yang sama.
Layarnya berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 120 Hz, didukung fitur Wet & Oily Touch Control sehingga layar tetap merespons sentuhan meski jari sedang basah atau berminyak. Ada pula fitur Dynamic Bar dan Always-On Display yang membuat pengalaman menggunakan ponsel ini terasa lebih interaktif.
Di sektor konektivitas, fitur UltraLink Free Call kembali hadir, memungkinkan kamu melakukan panggilan suara dan mengirim pesan hingga jarak 2 km tanpa membutuhkan sinyal seluler sama sekali.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh yang cukup untuk menemani aktivitas sehari penuh, dengan sistem operasi Android 15 Go Edition yang ringan dan dioptimalkan agar ponsel tetap berjalan responsif dalam jangka panjang.
2. itel A100CS
| Rilis | 2026 |
| Layar | IPS LCD 6.6 inci |
| Chipset | UNISOC T7100 |
| Baterai | Li-Ion 5000 mAh |
Kalau kamu mengenal itel A100C yang sudah duluan hadir, A100CS hadir sebagai versi yang sedikit berbeda dengan posisi harga yang berada di tengah-tengah antara A100C dan A200.
Seperti saudaranya, daya jual utama itel A100CS tetap ada di ketangguhannya. Ponsel ini sudah lolos sertifikasi MIL-STD-810H yang diuji melalui 26 kali jatuh berulang, uji ketahanan jatuh dari ketinggian 1,22 meter, uji suhu ekstrem, hingga uji kelembapan hingga 96 persen.
Layarnya berukuran 6,6 inci dengan refresh rate 90 Hz dan rasio layar ke bodi 90 persen, sehingga tampilannya terasa luas dan tidak sempit. Ada pula fitur Dynamic Bar yang membuat area kamera depan jadi aktif menampilkan notifikasi dan aktivitas secara visual.
Baterainya berkapasitas 5.000 mAh yang diklaim tahan hingga 8,5 jam untuk bermain game, didukung konektivitas Wi-Fi dual-band dan Bluetooth 5.0. Fitur UltraLink Free Call juga hadir di sini.
Sementara untuk keamanan, sensor sidik jari di samping dan Face Unlock tersedia sekaligus. Tidak ketinggalan IR Blaster yang bisa menjadikan ponsel sebagai remot universal untuk TV, AC, dan perangkat elektronik lainnya di rumah.
3. itel City 200
| Rilis | 2026 |
| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 5200 mAh |
itel City 200 adalah ponsel yang itel bawa ke Indonesia pada Februari 2026, dan langsung mencuri perhatian karena menawarkan kombinasi desain sangat tipis, ketahanan fisik bersertifikasi militer, dan layar 120 Hz.
Bodinya hanya setebal 7,45 mm dengan desain unibody bergaya Metalic Deco yang terlihat elegan. Layarnya berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan hingga 700 nits, sehingga tampilan tetap jelas saat digunakan di luar ruangan.
Meski tipis, ketangguhannya tidak perlu diragukan karena sudah mengantongi sertifikasi IP65 untuk ketahanan terhadap debu dan cipratan air, sekaligus memenuhi standar Military-Grade MIL-STD-810H yang berarti ponsel ini diuji tahan banting hingga ketinggian 1,5 meter.
Kamera utamanya beresolusi 50 MP dan baterainya berkapasitas 5.200 mAh dengan pengisian 18W. Ada juga fitur UltraLink Free Call yang unik, memungkinkan kamu melakukan panggilan suara hingga jarak 2 km tanpa sinyal seluler sama sekali, hanya memanfaatkan koneksi langsung antar ponsel itel.
4. itel A100C
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.6 inci |
| Chipset | UNISOC T7100 |
| Baterai | Li-Ion 5000 mAh |
Kalau budget kamu benar-benar terbatas tapi tidak mau dapat ponsel yang mudah rusak, itel A100C hadir dengan tawaran yang sangat menarik karena memiliki bodi berstandar militer di harga hampir sejutaan.
Daya jual utama itel A100C ada di ketangguhannya. Ponsel ini sudah lolos sertifikasi MIL-STD-810H yang diuji melalui 26 kali jatuh berulang dari ketinggian 1,22 meter, pengujian suhu ekstrem dari -21°C hingga 43°C, serta uji kelembapan hingga 95 persen.
Layarnya berukuran 6,6 inci dengan refresh rate 90 Hz dan rasio layar ke bodi yang mencapai 90 persen, sehingga tampilannya terasa luas. Baterainya berkapasitas 5.000 mAh yang diklaim mampu bertahan hingga 32 hari dalam kondisi siaga, atau sekitar 8,5 jam saat bermain game tanpa henti.
Fitur UltraLink juga hadir di ponsel ini, memungkinkan panggilan dan pesan antar ponsel itel tanpa jaringan seluler lewat koneksi Bluetooth. Ada pula IR Control untuk menjadikan ponsel sebagai remot universal dan teknologi audio DTS untuk kualitas suara yang lebih baik saat menonton atau mendengarkan musik.
5. itel S26 Ultra (Super 26 Ultra)
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | UNISOC T7300 |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
itel S26 Ultra, atau yang juga disebut Super 26 Ultra, adalah penerus dari seri S yang sebelumnya sudah cukup fenomenal di Indonesia. Hadir di harga Rp2 jutaan, ponsel ini membawa beberapa peningkatan yang langsung terasa signifikan.
Peningkatan paling menonjol ada di layarnya. itel S26 Ultra mengusung panel AMOLED 3D Curved berukuran 6,78 inci yang kini hadir dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan puncak hingga 4.500 nits.
Angka kecerahan sebesar itu sangat jarang ditemukan bahkan di ponsel kelas menengah, dan membuatnya sangat nyaman digunakan di bawah terik matahari langsung. Layarnya juga sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Di sektor dapur pacu, chipset Unisoc T7300 yang digunakan mampu meraih skor benchmark di atas 690.000 poin. Baterainya berkapasitas 6.000 mAh dengan bypass charging. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan kamera depan 32 MP yang mampu merekam video hingga resolusi 2K.
Yang paling unik dan belum pernah ada sebelumnya di kelas ini adalah fitur DIY Case dengan Electronic Digital Paper Display, sebuah casing tambahan yang memiliki layar kertas digital di bagian belakangnya.
Gambar yang tampil di casing ini bisa diubah sesuka hati hanya dengan mendekatkan ponsel ke koneksi NFC, dan tampilannya akan tetap terlihat meski ponsel tidak dalam kondisi dicas.
6. itel A90
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.6 inci |
| Chipset | UNISOC T7100 |
| Baterai | Li-Ion 5000 mAh |
Kalau kamu membutuhkan ponsel yang fungsional untuk kebutuhan dasar sehari-hari dengan harga sangat terjangkau, itel A90 hadir sebagai pilihan yang bisa kamu pertimbangkan.
Daya tarik pertama dari itel A90 ada pada desainnya. Modul kamera belakangnya tampil bergaya kotak besar ala iPhone, memberikan kesan premium yang jauh melampaui harganya.
Ada pula fitur Dynamic Bar yang mengikuti konsep Dynamic Island milik iPhone, meski namanya berbeda. Fitur ini membuat area kamera depan jadi aktif dan interaktif, bisa menampilkan status notifikasi, musik yang sedang diputar, timer, hingga indikator baterai secara visual.
Layarnya berukuran 6,6 inci dengan refresh rate 90 Hz dan kecerahan puncak 1.500 nits. Ada juga Always on Display yang memungkinkan layar menampilkan informasi dasar meski dalam kondisi terkunci.
7. itel City 100
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.75 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 5200 mAh |
itel City 100 adalah ponsel yang memperkenalkan lini City Series ke Indonesia. Ponsel ini langsung membawa sesuatu yang cukup mengejutkan untuk kelas harga Rp1 jutaan yaitu sebuah fitur unik yang memungkinkan kamu menempelkan speaker eksternal langsung ke punggung ponsel.
Fitur ini bekerja lewat mekanisme magnet mirip MagSafe di iPhone. Punggung ponsel bisa dilapisi MagCase berbahan magnetik, lalu speaker khusus buatan itel yang bernama MagSpeaker bisa ditempelkan dan dilepas dengan mudah tanpa perlu kabel sama sekali. Ini menjadikan itel City 100 punya pengalaman audio yang lebih fleksibel dibanding ponsel sejutaan lainnya.
Selain fitur unik itu, City 100 juga punya ketahanan yang patut diacungi jempol. Ia sudah mengantongi sertifikasi IP64 dan diklaim tahan banting hingga ketinggian 1,5 meter. Layarnya berukuran 6,75 inci dengan refresh rate 90 Hz dan kecerahan hingga 700 nits.
Baterainya 5.200 mAh dan menariknya sudah hadir dengan fitur Bypass Charging yang biasanya hanya ditemukan di ponsel gaming kelas yang lebih tinggi, membuat ponsel tetap bisa digunakan dengan nyaman saat dicas tanpa membuat baterai cepat panas.
Penyimpanannya menggunakan teknologi UFS 2.2 yang lebih cepat dari eMMC biasa, sebuah detail kecil yang membuat kinerja sehari-hari terasa lebih responsif. Ada juga IR Blaster, fitur AI dari DeepSeek, dan Extended RAM hingga 16 GB.
8. itel P70 (Power 70)
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.67 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G50 |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
Sesuai namanya, seri Power dari itel selalu menjadikan baterai sebagai keunggulan utama. Dan itel P70 membawa konsep itu ke level yang lebih menarik lagi dengan menghadirkan sistem daya ganda yang total kapasitasnya bisa mencapai 10.000 mAh.
Baterai internalnya berkapasitas 6.000 mAh, sudah besar untuk kelas harganya. Tapi yang membuat itel P70 benar-benar berbeda adalah bonus charging case berkapasitas 4.000 mAh yang disertakan dalam paket pembelian.
Case ini bukan sekadar casing pelindung biasa, melainkan sebuah power bank portabel yang bisa mengisi daya ponsel secara langsung tanpa perlu kabel tambahan. Dengan kombinasi keduanya, total daya yang tersedia mencapai 10.000 mAh yang diklaim mampu menemani penggunaan hingga 2 sampai 3 hari penuh.
Layarnya berukuran 6,67 inci dengan refresh rate 90 Hz dan desain punch hole untuk kamera depan 8 MP. Ada pula sensor sidik jari di samping, IR Blaster, sertifikasi IP54, dan triple slot SIM yang memungkinkan penggunaan dua SIM card sekaligus kartu microSD tanpa harus memilih salah satu.
9. itel S25 Ultra
| Rilis | 2024 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | UNISOC T620 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
itel S25 Ultra adalah ponsel yang benar-benar membuat banyak orang terkejut saat pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada November 2024. Bagaimana tidak, ponsel dengan harga sekitar Rp2 jutaan ini menghadirkan paket spesifikasi yang biasanya hanya bisa ditemukan di ponsel dengan harga dua kali lipatnya.
Yang paling mencolok adalah desainnya yang sangat tipis, hanya 6,9 mm dengan bobot ringan 163 gram. Layarnya menggunakan panel AMOLED 3D Curved berukuran 6,78 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1.400 nits, sudah dilindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Bahkan itel memberikan garansi layar 100 hari khusus untuk ponsel ini, yang artinya jika layar Gorilla Glass-nya pecah dalam 100 hari pertama pemakaian, kamu bisa mengklaimnya. Sensor sidik jari di bawah layar juga hadir di sini.
Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan apertur f/1.6 yang cukup lebar untuk menangkap cahaya lebih baik di kondisi redup. Kamera depannya 32 MP, dan keduanya mampu merekam video hingga resolusi 2K.
Di bagian belakang juga ada lampu RGB berbentuk cincin yang bisa menyala untuk notifikasi, pengisian daya, maupun mengikuti irama musik. Kelengkapan fitur seperti NFC, IR Blaster, bypass charging, dan sertifikasi IP64 melengkapi tawaran yang sudah sangat kompetitif untuk kelas harganya.
10. itel S25
| Rilis | 2024 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | UNISOC T620 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Kalau itel S25 Ultra terasa terlalu mahal tapi kamu tetap ingin merasakan layar AMOLED di harga yang lebih terjangkau, itel S25 edisi reguler hadir sebagai pilihan yang solid dengan harga hampir setengah juta lebih murah.
Daya jual utama itel S25 ada di layarnya. Panel AMOLED berukuran 6,78 inci beresolusi Full HD+ dengan refresh rate 120 Hz dan kecerahan puncak 1.800 nits hadir di sini, bahkan lebih terang dari kakaknya si S25 Ultra yang memiliki kecerahan 1.400 nits.
Layar ini juga sudah mendukung sentuhan dengan tangan basah, sehingga tidak perlu kesal ketika jari basah tidak merespons layar dengan baik. Sensor sidik jari di dalam layar juga tersedia, dan menariknya mendukung sampai 10 jari berbeda.
Desainnya tipis di angka 7,3 mm dengan bobot 186 gram yang nyaman digenggam. Chipset Unisoc T620 dipadukan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 128 GB, serta dijanjikan performa yang tetap lancar hingga 60 bulan ke depan.
Kamera utamanya 50 MP dan kamera depannya 32 MP, sehingga hasilnya cukup baik untuk kebutuhan foto sehari-hari dan konten media sosial. Baterainya 5.000 mAh dengan bypass charging, dan kelengkapan fitur seperti NFC, IR Control, dan sertifikasi IP54 membuat itel S25 menjadi salah satu pilihan paling lengkap di kelas harga Rp1 jutaan.

