Carisinyal / Samsung 2021 / 10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A12

10 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy A12

Ditulis oleh - Diperbaharui 3 Februari 2021

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Apakah Anda merasa puas dengan fitur yang ditawarkan Samsung Galaxy A11? Nah, pada penghujung tahun 2020, lahirlah seri penerusnya bernama Samsung Galaxy A12 yang begitu banyak menarik perhatian para fans Samsung.

Memasuki jajaran seri Galaxy A, tentu Anda bisa mengekspektasikan harga yang begitu miring untuk ponsel yang satu ini, yakni dimulai dari Rp2,5 jutaan. Kendati murah, rupanya ada beberapa kelebihan dan sorotan utama yang menarik untuk dibahas. Mau tahu apa saja? Simak kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy A12 berikut ini!

Spesifikasi Samsung Galaxy A12

  • Rilis: Desember, 2020
  • Layar: PLS TFT, 6,5 inci
  • Chipset: MediaTek Helio P35 (12 nm)
  • RAM: 4 GB, 6 GB
  • Memori Internal: 128 GB
  • Memori Eksternal: microSDXC hingga 512 GB (slot khusus)
  • Kamera Belakang: 48 MP + 5 MP + 2 MP + 2 MP
  • Kamera Depan: 8 MP
  • Baterai: Non-removable Li-Po 5000 mAh

Spesifikasi selengkapnya…

Cek Harga di Shopee

Cek Harga di Tokopedia

Cek Harga di Lazada

Kelebihan Samsung Galaxy A12

Kira-kira apa yang menanti Anda pada Galaxy A12? Layakkah ponsel ini mendapatkan perhatian sebegitu besarnya oleh para penggemar gadget? Untuk tahu jawabannya, simak saja poin-poin kelebihan di bawah.

1. RAM dan Memori Internal Super Besar

samsung galaxy a12 ram dan memori internal besar

Kalau ingin menyebutkan satu keunggulan utama yang paling digemborkan pada HP ini, tentu saja kapasitas memori internalnya. Pasalnya, di harganya yang Rp2,5 juta, Galaxy A12 sudah dilengkapi dengan kapasitas penyimpanan 128 GB dan RAM 4 GB.

Sedangkan untuk varian lainnya yang lebih mahal, perangkat ini tetap menawarkan kapasitas internal 128 namun kini dengan RAM 6 GB. Diketahui, tipe memori internal yang menyambangi ponsel ini adalah eMMC 5.1.

Menemani memori internal, tersedia juga tiga slot kartu untuk menampung dua kartu SIM dan satu memori eksternal. Pokoknya kalau urusan memori, Galaxy A12 ini merupakan pilihan jempolan.

2. Quad Camera 48 MP yang Berkualitas

samsung galaxy a12 quad camera

Tidak sering HP di harga Rp2 jutaan yang sudah dibekali dengan resolusi kamera tinggi. Galaxy A12 membuktikan kalau dirinya berbeda dari yang lain, menyuguhkan konfigurasi Quad Camera 48 MP yang disusun pada modul persegi di pojok kiri atas.

Tentunya lensa 48 MP ini tidak tampil sendirian, ditemani juga oleh tiga lensa lainnya yang mengusung fungsi makro 2 MP, ultrawide 5 MP, dan sensor kedalaman 2 MP. Dengan begini, Anda pun bisa menghasilkan foto dengan sudut keluasan yang lebar, memotret objek dengan jarak yang begitu dekat, serta foto dengan efek background blur.

Sementara itu, Galaxy A12 juga mampu memberikan hasil foto selfie yang bagus dengan mengandalkan lensa 8 MP. Baik kamera belakang maupun depan sama-sama mendukung perekaman video pada resolusi hingga 1080p. Berikut adalah hasil sampel foto dari salah satu YouTuber.

hasil kamera galaxy a12

*sumber: https://www.youtube.com/watch?v=RnfUHWo6YFE (Vy Vo Xuan)

hasil kamera galaxy a12 2

*sumber: https://www.youtube.com/watch?v=RnfUHWo6YFE (Vy Vo Xuan)

3. Baterai 5.000 mAh yang Tahan Lama

samsung galaxy a12 baterai

Kendati merupakan seri Galaxy A, ponsel ini tetap menawarkan kapasitas baterai yang terbilang besar. Padahal seperti yang sering terjadi, baterai jumbo biasanya lebih identik dengan seri Galaxy M. Galaxy A12 dengan kapasitas baterai LiPo 5.000 mAh menyuguhkan durasi penggunaan yang cukup panjang, entah itu untuk menonton YouTube, bermain game, atau sekadar melakukan chat.

Ya, kapasitas 5.000 mAh memang bukanlah hal baru yang menghiasi jajaran produk smartphone murah di Indonesia. Para fans Samsung pun tidak harus melulu mencari stop kontak setiap berpergian ke suatu tempat. Perusahaan asal Korea Selatan ini mengklaim kalau pemutaran audio bisa berlangsung hingga durasi 109 jam. Sedangkan untuk penggunaan normal sehari-hari, perangkat dijamin bisa bertahan hingga seharian penuh.

4. Pengisian Baterai Cepat 15 W

samsung galaxy a12 15 w

Baterai yang besar tentu memerlukan waktu yang lebih lama agar terisi hingga penuh. Untungnya Samsung Galaxy A12 menawarkan pengisian daya cepat 15 W alih-alih 10 W yang menjadi standar ponsel yang tidak menawarkan fast charging.

Kendati bukan daya 18 W seperti yang terdapat pada beberapa ponsel pesaingnya, Galaxy A12 dengan daya 15 W ini juga masih terbilang cepat untuk HP di kelas harga Rp2 jutaan. Lebih baik daripada tidak ada sama sekali, bukan?

Berdasarkan pengamatan salah satu YouTuber bernama Unbox G, perangkat ini memerlukan waktu 2 jam 10 menit untuk mengisikan dayanya hingga 100% dalam kondisi Bluetooth menyala.

5. Side-Mounted Fingerprint

samsung galaxy a12 side-mounted

Tampilan desain bodi belakang Galaxy A12 memang cukup memukau, dengan pola garis-garis yang enak digenggam dan tidak meninggalkan bekas sidik jari. Namun, yang membuatnya sungguh terlihat apik adalah absennya penampakkan sensor sidik jari. Mengapa? Karena sensor fingerprint di Galaxy A12 memang terletak di samping bersama tombol Power.

Tentu hal ini jadi sebuah kelebihan. Selain membuat bodi belakang lebih rapi, lokasi sensor sidik jari di samping dianggap sudah tepat karena memberikan feel yang natural saat meletakkan jari di sensor.

Kekurangan Samsung Galaxy A12

Ponsel secanggih apapun pasti memiliki kekurangan, termasuk juga pada Samsung Galaxy A12. Supaya Anda tidak salah beli, berikut kami sajikan poin-poin kekurangannya.

1. Resolusi Layar Masih HD Plus

samsung galaxy a12 layar hd plus

Punya HP dengan layar lebar sudah bukan lagi jadi idaman. Hampir semua ponsel dari merk ternama sudah dihadirkan dengan layar di atas 6,5 inci. Termasuk Samsung Galaxy A12, yang ukuran layarnya pas berada di angka 6,5 inci kendati masih menggunakan resolusi HD Plus.


Layar dengan resolusi ini tentu tidak mampu menghasilkan tampilan konten setajam Full HD Plus. Cukup aneh, padahal banyak HP Rp2 jutaan di luar sana yang sudah meninggalkan resolusi HD Plus demi menampilkan ketajaman yang memanjakan mata, contohnya seperti Redmi Note 9.

2. Performa Chipset Kurang Memuaskan

helio p35

Berharap bisa main game berat di ponsel Samsung Galaxy A12 ini? Mungkin Anda akan sedikit dikecewakan, karena performanya kurang memadai ketimbang ponsel-ponsel lain. Dari segi dapur pacu, perangkat diotaki dengan Helio P35 yang setara dengan seri Snapdragon 600.

Tenaga yang dihasilkan chipset tersebut dirasa kurang cocok untuk game zaman sekarang yang sangat demanding, sebut saja PUBG Mobile dan Genshin Impact. Berdasarkan pengujian benchmark, Galaxy A12 ini hanya meraih skor sebesar 103.000 (AnTuTu v8).

Chipset Helio P35 sendiri mencakup prosesor delapan inti yang merupakan gabungan dari dua klaster ARM Cortex A53. Ya, belum dibekali dengan inti ARM Cortex A7X, yang menandakan kalau chipset ini belum siap dipakai untuk game berat.

3. Masih Pakai Infinity U Display

samsung galaxy a12 infinity u display

Kalau Anda ingin menggunakan ponsel dengan tampilan layar yang moden, sayangnya Samsung Galaxy A12 kurang cocok. Pasalnya, smartphone Samsung tersebut masih dibekali dengan layar Infinity U Display atau yang biasa disebut sebagai poni tetesan air.

Sebenarnya tampilan layar ini masih wajar untuk kelas harga Rp2 jutaan. Tapi, kami menganggap ini sebagai kekurangan karena Samsung Galaxy A11 yang jadi predesornya sudah pakai punch hole. Artinya, ponsel pendahulunya malah tampil lebih kekinian dibanding Galaxy A12.

4. Versi di Indonesia Tidak Kebagian NFC

samsung galaxy a12 tanpa nfc

* sumber: 99designs.com

Samsung Galaxy A12 tergolong pada jajaran ponsel murah yang hadir dengan konektivitas unggul. Buktinya saja dia sudah pakai Bluetooth 5.0 dan mendukung port USB tipe-C. Bahkan, di beberapa negara, Samsung Galaxy A12 sudah dibekali dengan NFC juga, lho!

Lantas bagaimana dengan di Indonesia? Nah, ini dia yang disayangkan. Varian yang datang ke pasar Tanah Air rupanya belum mencakup konektivitas NFC. Tapi tidak mengapa, karena toh memang jarang ponsel Rp2 jutaan yang sudah dibekali fitur ini.

5. Tanpa Laju Penyegaran 90 Hz

samsung galaxy a12 tanpa 90 hz

Ada tren yang menyelimuti produk smartphone di segmen harga menengah dan harga murah, yakni opsi laju penyegaran tinggi. Laju penyegaran atau yang biasa disebut refresh rate menunjukkan seberapa sering layar melakukan refresh setiap detiknya, dan yang umum dimiliki layar HP adalah 60 Hz.

Di tahun 2020, sudah cukup banyak beberapa ponsel murah yang dikemas dengan opsi refresh rate 90 Hz seperti Realme Narzo, Realme C17, OPPO A33, dan OPPO A53. Bagaimana dengan Samsung Galaxy A12? Well, nyatanya Samsung memang jarang memberikan fitur ini pada jajaran HP murah, dan Anda pun harus rela menikmati konten visual pada layar 60 Hz saja.

Simpulan

Nampaknya, Samsung Galaxy A12 sungguh mendapatkan banyak peningkatan drastis ketimbang Galaxy A11. Mulai dari kapasitas memori internal, ukuran baterai, dan juga segi kameranya. Dengan membayarkan Rp2,5 juta, Anda sungguh dapat merasakan beragam keunggulan dari sebuah HP canggih.

Beberapa kekurangannya pun sebenarnya tidak begitu fatal, kecuali kalau Anda seorang gamer berat karena HP ini memang tidak mengemas performa yang unggul. Tapi kalau Anda hanya mencari ponsel dengan kapasitas memori besar dan kamera yang bagus, Galaxy A12 di harganya yang entry level ini dijamin tidak akan mengecewakan, sih. Berminat?

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

3 Responses

  1. Samsung a12 kalibrasi rendah terus.dmn setingan biar akurasi tinggi dlm kalibrasi…terimakasih

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *