carisinyal web banner retina

Ketahui 8 Kelebihan dan Kekurangan Samsung Galaxy S24

Ditulis oleh Adam Duta Dwiguna

Keberadaan AI (Artificial Intelligence) makin menjadi dan banyak ditemukan seiring perkembangan zaman. Hal ini tampaknya dimanfaatkan Samsung dengan menghadirkan teknologi Galaxy Ai di seri terbarunya yaitu Samsung Galaxy S24 Series. Benar, seri terbarunya yang rilis di Indonesia pada Februari 2024 ini membawa kecerdasan software yang luar biasa.

Samsung masih menghadirkan tiga model di serinya yaitu Samsung Galaxy S24, S24+, dan S24 Ultra. Menariknya, Galaxy AI bisa Anda nikmati bahkan di model regulernya yaitu Samsung Galaxy S24. Selain keberadaan Galaxy AI ini, Galaxy S24 juga jadi salah satu model menarik di serinya. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S24 secara singkat.

*Tabel ini bisa digeser ke samping
Kelebihan
Kekurangan
Teknologi Galaxy AI canggih
Jadi satu-satunya yang tidak dibekali UWB
Layar dengan kecerahan tinggi yang kokoh
Durasi charging masih lambat dan tidak ada di kotak
Performa Exynos 2400 bisa diandalkan
Masih ada isu throttling di CPU dan GPU
Kemampuan sektor kamera unggul
Tampilan desain yang terkesan monoton
Dibekali Samsung DeX dengan konektivitas lengkap
Desain ergonomis dengan build quality oke
Ketahanan baterai oke
Mendukung pgrade versi Android hingga 7 tahun

Sebagai model reguler, HP ini menawarkan kemampuan yang cukup menarik dengan harga paling terjangkau di serinya. Jika Anda masih penasaran, Anda bisa menyimak pembahasan Samsung Galaxy S24 setelah informasi spesifikasi berikut.

Spesifikasi Samsung Galaxy S24

Samsung Galaxy S24
Layar Dynamic AMOLED 2X 6.19 inci
Chipset Exynos 2400
RAM 8 GB
Memori Internal 256 GB, 512 GB
Kamera 50 MP (wide) 12 MP (ultrawide) 10 MP (telephoto)
Baterai Li-Ion 4000 mAh
Kelebihan & Kekurangan Baca di sini
Cek Harga Saat Ini Shopee Lazada Blibli

Kelebihan Samsung Galaxy S24

Tidak hanya menawarkan Galaxy AI, Samsung Galaxy S24 memiliki beberapa kelebihan yang tidak kalah menarik dari model lain di atasnya. Nah, berikut adalah beberapa kelebihan dari Samsung Galaxy S24.

1. Teknologi Galaxy AI Canggih

samsung galaxy s24 plus 5g galaxy ai_

Samsung Galaxy S24 Series menjadi seri pertama yang dipilih untuk memperkenalkan Galaxy AI di pasar. Hal ini tentu menjadi daya tarik utama, pasalnya fitur AI yang dibawakannya benar-benar menarik dan canggih. Tenang saja, Anda akan tetap bisa menikmati teknologi Galaxy AI ini di Samsung Galaxy S24.

Hal yang paling menarik dari Galaxy AI ini adalah soal privacy and security atau keamanan saat menggunakannya. Galaxy AI di Samsung Galaxy S24 Series ini menggunakan konsep AI on-device. Selain penggunaannya yang mudah dan praktis, keamanannya juga sudah pasti terjaga. Sebab, data yang digunakan tidak akan ke mana-mana selain di device saja.

Dari banyaknya fitur Galaxy AI, terdapat beberapa fitur yang cukup menarik untuk Saya. Pertama adalah Circle to Search. Fitur ini memiliki kerja yang mirip dengan Google Lens. Bedanya, Anda tidak perlu membuka memotret benda atau objek yang akan dicari. Anda hanya perlu melingkari benda tersebut kemudian hasil pencariannya akan langsung ditampilkan.

samsung galaxy s24 galaxy ai

Anda bisa mencarinya dari berbagai halaman yang ditampilkan di layar. Misalnya dari media sosial akun favorit Anda, video YouTube, atau artikel yang ditampilkan di browser. Anda tidak usah lagi bingung atau repot bertanya mengenai pakaian atau aksesori yang digunakan oleh idola Anda.

Kedua adalah Photo Assist. Bagi Saya yang menyukai fotografi, tentu fitur AI satu ini benar-benar menarik dan membantu. Pasalnya, fitur ini bisa membuat hasil foto Anda terlihat sempurna dengan sedikit pengeditan atau sentuhan akhir.

samsung galaxy s24 galaxy ai

Misalnya, Anda bisa memastikan bahwa foto benar-benar dalam keadaan lurus, fitur ini bisa mengisi latar belakang yang kosong saat foto dimiringkan. Selain itu, Anda bisa mengubah ukuran atau skala objek, atau bahkan memindahkannya demi memenuhi komposisi foto yang sempurna.

Berbagai pengeditan lain juga bisa dilakukan dengan mudah dan cepat seperti menghilangkan objek tertentu, meng-copy gambar, dan sebagainya, just like that.

Kemudian ada fitur lainnya yang bisa dimanfaatkan untuk Anda yang suka travelling yaitu Live Translate. Fitur ini bisa menerjemahkan secara langsung dan cepat saat harus mengobrol dengan orang asing. Komunikasi di berbagai negara jadi lebih mudah, “No more lost in translation”, begitu kata Lo Khing Seng.

samsung galaxy s24 galaxy ai

Bagi Anda yang masih berkuliah atau bahkan sudah bekerja, ada fitur yang cocok yaitu Transcript Assist. Sesuai dengan namanya, fitir ini bisa membuat transkrip secara langsung dari percakapan yang sedang berlangsung, seperti saat belajar di kelas atau melakukan meeting.

Tidak hanya mentranskripnya menjadi sebuah teks, fitur ini bahkan bisa membuat transkrip tersebut menjadi sebuah summary. Aktivitas belajar atau meeting jadi lebih praktis dan Anda tidak akan ketinggalan informasi apapun.

Fitur AI lainnya yang tidak kalah menarik adalah Chat Assist. Fitur ini berfungsi untuk memberikan saran optimasi pada chat yang Anda tulis. Misalnya untuk menambahkan hastag, emoji, atau mengubah gaya bahasa sekalipun menjadi lebih formal atau kasual. Hingga Note Assist untuk meringkas catatan agar lebih mudah dibaca menggunakan header atau bullet point.

Galaxy AI juga tampaknya mengadopsi fitur dari Google Pixel 8 yaitu AI Wallpaper. Fitur ini mampu meng-generate gambar melalui AI untuk dijadikan wallpaper sesuai kata kunci yang dimasukkan. Sehingga tampilan wallpaper HP Anda bisa berubah secara otomatis dan tidak itu-itu saja.

samsung galaxy s24 galaxy ai

Pertanyaannya, apakah Galaxy AI ini hanya akan hadir di Galaxy S24 Series dan selanjutnya atau akan hadir di beberapa seri sebelumnya bahkan seri Galaxy lain? Jawaban itu belum dikonfirmasi secara jelas, pihak Samsung hanya meminta untuk menantikan informasi terbarunya saja.

Adapun pada layanan Galaxy AI itu sendiri hanya berlaku setahun setelah pembelian. Untuk pemakaian di tahun kedua dan seterusnya, pengguna diharuskan membayar biaya layanan.

2. Layar dengan Kecerahan Tinggi yang Kokoh

samsung galaxy s24

Samsung Galaxy S24 memiliki kemampuan kecerahan layar yang lebih tinggi dibandingkan seri sebelumnya. Samsung Galaxy S23 hanya dibekali kecerahan layar hingga 1750 nit saja. Sedangkan Samsung Galaxy S24 mampu mencapai angka 2600 nit untuk kecerahan layarnya.

Peningkatan yang dimiliki Samsung Galaxy S24 ini bisa dibilang cukup besar, bahkan hampir 50 persen. Hal ini membuatnya lebih mumpuni saat digunakan di luar ruangan dengan kondisi cahaya cerah. Konten berupa tulisan tetap bisa dibaca dengan jelas dan mudah.

Selain itu, ukuran layarnya ini juga jadi sedikit lebih besar yaitu 6,19 inci menggunakan panel Dynamic AMOLED 2x. Panelnya ini juga cukup berpengaruh dalam kemampuan penggunaan di lura ruangan. Apalagi dengan resolusi Full HD+ atau 1080 x 2340 piksel dengan kerapatan 416 ppi. Tampilan warna serta kontras yang dihasilkan benar-benar nyaman dilihat dalam berbagai kondisi cahaya.

Hal menarik lain dari kemampuan layarnya ini adalah refresh rate yang lebih adaptif atau dinamis. Samsung Galaxy S24 bisa mengatur atau mengadaptasikan refresh rate-nya dari 1–120 Hz. Sedangkan generasi sebelumnya yaitu Galaxy S23 hanya bisa mencapai refresh rate terendah di angka 48 Hz saja.

Refresh rate yang lebih adaptif ini nantinya akan berpengaruh pada ketahanan dayanya. Sebab, makin rendah refresh rate maka makin sedikit juga daya baterai yang digunakan. Bahkan, saat dalam mode Always-on, refresh rate-nya berada di angka 24 Hz sebagai angka refresh paling rendah untuk Android.

Kemudian untuk ketahanannya, Samsung Galaxy S24 memercayakannya kepada Gorilla Glass Victus 2. Perlindungan ini sebenarnya jenis yang sama yang digunakan oleh generasi sebelumnya. Namun, kekokohannya sudah bisa diandalkan untuk mengurangi risiko goresan atau cerah saat terkena benda tumpul dan tajam.

3. Performa Exynos 2400 Bisa Diandalkan

Exynos 2400

Pembagian dua versi oleh Samsung untuk Samsung Galaxy S Series sudah menjadi hal yang wajar, yaitu versi Snapdragon dan Exynos. Namun, pembagian ini tidak dilanjutkan di Samsung Galaxy S23 Series yang semua modelnya menggunakan Snapdragon (Snapdragon 8 Gen 2). Menurut Saya, hal ini cukup menarik karena ketiganya memiliki performa yang relatif sama.

Sayangnya, Samsung ternyata tidak melanjutkan hal tersebut dan kembali membagi dua versi di Samsung Galaxy S24 Series. Samsung kembali membagi ke dua versi yaitu Snapdragon 8 Gen 3 dan Exynos 2400. Kecuali Galaxy S24 Ultra yang hanya ada Snapdragon 8 Gen 3 saja.

Seperti biasa, pasar Indonesia mendapatkan Samsung Galaxy S24 dan S24+ dengan versi Exynos 2400. Chipset ini menjadi penerus dari Exynos 2200 yang sebelumnya dipakai Samsung Galaxy S22 Series versi Eropa. Sedangkan versi Indonesia yang menggunakan chipset tersebut adalah Samsung Galaxy S23 FE.

Dibandingkan seri sebelumnya, Exynos 2400 memiliki sejumlah peningkatan, terutama pada kemampuan CPU dan AI. Untuk performa CPU, chipset ini mengalami peningkatan sebanyak 1,7 kali lipat dibandingkan Exynos 2200 yang digunakan Galaxy S22 Series. Sedangkan AI menjadi yang paling meningkat drastis yaitu hingga 14,7 kali lipat dibanding seri sebelumnya.

Untuk spesifikasinya, Exynos 2400 menggunakan proses manufaktur 4 nm LPP dari Samsung. Sedangkan untuk CPU nya menggunakan 10 inti CPU yang terdiri dari satu core utama Cortex X4 (3,2 GHz). Kemudian ada dua core Cortex A720 (2,9 GHz) dan tiga core Cortex A720 (2,6 GHz) untuk performanya. Terakhir adalah empat core Cortex A520 (1,9 GHz) untuk efisiensi.

Kemudian untuk kartu pengolah grafisnya atau GPU menggunakan Xclipse 940 (1009 MHz) berbasiskan RDNA 3 dan AMD. GPU yang digunakannya ini cukup menarik untuk meningkatkan kualitas grafis game. Misalnya sudah mendukung ray tracing, reflection, shadow rendering, hingga global illumination.

Menurut GSMArena, meski Samsung Galaxy S24 dan S24+ menggunakan chipset yang sama. Terdapat perbedaan dalam skor AnTuTu v10 yang dihasilkan oleh keduanya, meski tidak terlalu besar. Sebab, penghitungan skor ini juga mengacu pada hal seperti memori dan penyimpanan.

Berdasarkan hasil pengujian yang dilakukannya, Samsung Galaxy S24 dengan Exynos 2400 mampu mendapatkan skor 1.696.727 poin untuk AnTuTu v10. Sedangkan Galaxy S24+ meski menggunakan Exynos 2400 juga, skornya yaitu 1.774.819 poin. Yang jelas, tentu saja skor ini berada di bawah Galaxy S24 Ultra yang menggunakan Snapdragon 8 Gen 3.

Sedangkan untuk pengujian GeekBench-nya, Samsung Galaxy S24 mendapatkan skor 2.177 untuk single-core dan 6.747 untuk multi-core. Skornya ini tidak jauh berbeda dengan pengujian yang dilakukan oleh Tech Spurt. Ia mendapatkan bahwa Samsung Galaxy S24 mendapatkan skor GeekBench 2.045 untuk single-core dan 6.533 untuk multi-core.

Meski begitu, tampaknya Ia tidak terlalu percaya atau menjadikan skor yang dihasilkan sebagai patokan utama dari performa. Ia lebih menyukai pengujian performa sesuai pengalaman penggunaan setiap harinya. Nyatanya, Samsung Galaxy S24 sudah mampu menjalankan aktivitas harian yang padat, bahkan main game sekalipun.

Apalagi Samsung Galaxy S24 ini dibekali sistem pendingin yang sudah jauh lebih baik dari generasi sebelumnya. Samsung mengeklaim bahwa vapor chamber yang digunakannya ini memiliki ukuran 1,9 kali lebih besar. Hal ini membuat pengaturan suhunya jadi lebih maksimal meski digunakan bermain game dalam waktu yang lama.

Kemampuannya ini juga tentu tidak lepas dari sektor pendukung lainnya terutama memori. Samsung Galaxy S24 menawarkan RAM 8 GB berjenis LPDDR5x. RAM ini bisa dikombinasikan dengan memori internal 256 GB atau 512 GB berjenis UFS 4.0 agar performa yang dihasilkan jadi lebih optimal.

4. Kemampuan Sektor Kamera Unggul

samsung galaxy s24

Jika dibandingkan generasi sebelumnya yaitu Samsung Galaxy S23, Galaxy S24 ini tidak memiliki banyak perubahan di sektor kamera. Perbedaannya hanya ada di ukuran focal length kamera telefoto Galaxy S24 yang sedikit lebih kecil yaitu 67mm. Sedangkan Galaxy S23 memiliki focal length kamera telefoto 70mm.

Kemudian, saat dibandingkan dengan model lain di serinya yaitu Samsung Galaxy S24+, sama sekali tidak ada yang berbeda di sektor kameranya. Keduanya sama-sama menggunakan konfigurasi tiga kamera di bagian belakang.

Terdiri dari kamera utama 50 MP (f/1.8) menggunakan sensor Samsung ISOCELL (S5K)GN3 berukuran 1/1.56 inci. Kamera ini dibekali focal length 24mm dan didukung oleh Dual-pixel PDAF dan OIS untuk stabilisasinya.

Kemudian kamera ultrawide 12 MP (f/2.2) dengan focal length 26mm. Kamera ini memiliki FoV cukup luas yaitu hingga 120 derajat. Menariknya, untuk kamera ultrawide ini sudah dibekali fitur Super Steady Video agar perekaman videonya jadi lebih stabil.

Terakhir ada kamera telefoto 10 MP (f/2.4) menggunakan sensor Samsung ISOCELL (S5K) 3K1. Sensor kamera ini memiliki ukuran 1/3.94 inci dengan focal length 67 mm. Kamera ini bisa digunakan untuk memotret objek jauh karena dibekali kemampuan optical zoom hingga 3x. Agar hasilnya lebih stabil dan tetap tajam, terdapat dukungan PDAF dan OIS di dalamnya.

Samsung Galaxy S24 dan S24+ mendapat peningkatan di software-nya. Keduanya dibekali fitur ProVisual AI Engine yang mampu meningkatkan kualitas gambar saat memotret di keadaan minim cahaya.

Kemampuannya tersebut tidak lepas dari teknologi AI yang dimilikinya. Bahkan, HP ini mampu mengubah rekaman video 30 fps menjadi slow motion dengan mengisikan gap di sela-sela frame sehingga menjadi 120 fps.

Selain itu, Samsung juga kini menyediakan fitur HDR untuk kamera di aplikasi pihak ketiga, seperti Instagram. Ada juga fitur Super Live HDR yang bisa memberikan efek rentang dinamis sejak saat preview-nya. Jadi, Anda tidak usah ragu saat hendak memotret karena hasil yang didapat nanti akan sama dengan yang ditampilkan di preview-nya.

Kemudian untuk perekaman videonya, Samsung Galaxy S24 mampu merekam video hingga 8K 30 fps atau 4K 60 fps. Terdapat dukungan dari HDR10+, stereo sound rec, dan gyro-EIS untuk stabilisasinya. Sedangkan kamera depannya yaitu 12 MP (f/2.2) hanya bisa merekam hingga 4K 60 fps saja dengan HDR10+.

Agar tidak penasaran, berikut beberapa hasil foto dari Samsung Galaxy S24 yang diambil oleh GSMArena.

samsung galaxy s24Sumber: GSMArena
samsung galaxy s24Sumber: GSMArena
samsung galaxy s24Sumber: GSMArena
samsung galaxy s24Sumber: GSMArena
samsung galaxy s24Sumber: GSMArena

Foto yang dihasilkan Samsung Galaxy S24 ini bisa dibilang cukup sesuai dengan ekspektasi. Jika berbicara soal detail, ketajaman, hingga kontras warna, Samsung tampak cukup ahli dalam mengaturnya.

Namun, GSMArena menyebutkan jika menanyakan soal perbedaannya dengan generasi sebelumnya yaitu Samsung Galaxy S23. Jawabannya ada, tidak terlalu signifikan. Bahkan, Christine Romero-Chan dari Digitaltrends menyebutkan bahwa masih terdapat isu yang masih belum diselesaikan yaitu terkait oversaturated dan vivid sehingga hasil foto tidak terlalu nyata.

Secara keseluruhan, baik itu untuk kamera utama, ultrawide, bahkan telefoto, hasilnya benar-benar memuaskan. Apalagi untuk pemotretan di malam hari atau dengan kondisi cahaya yang minim. Keberadaan AI benar-benar sedikit banyaknya membantu dalam meningkatkan kualitas fotografi dari Samsung Galaxy S24.

5. Dibekali Samsung DeX dengan Konektivitas Lengkap

samsung galaxy s24

Samsung Galaxy S24 dibekali konektivitas lengkap dan unggul di kelasnya. Misalnya saja dari konektivitas jaringan 5G yang sudah disematkan untuk meningkatkan kecepatan dalam berinternet. Selain itu, ada WiFi 6E tri-band yang lebih stabil ketimbang jenis WiFi lain di bawahnya.

Samsung juga sudah pasti menyediakan fitur Samsung DeX dan Wireless DeX. Fitur ini mampu menghubungkan HP dengan monitor eksternal dan mouse atau keyboard. Dengan begitu, aktivitas multitasking atau produktivitas lainnya bisa dilakukan dengan lebih cepat dan praktis.

Lebih lengkap lagi, Samsung Galaxy S24 ini juga sudah dibekali fitur NFC untuk memudahkan transaksi digital Anda. Selain itu, port-nya sudah menggunakan USB Tyep-C 3.2 dengan kecepatan transfer yang lebih cepat saat menyalin data.

6. Desain Ergonomis dengan Build Quality Oke

samsung galaxy s24

Jika berbicara desain, tampaknya Samsung tetap mempertahankan desain utamanya seperti generasi sebelumnya. Misalnya dengan tiga kamera di bagian belakang yang disusun vertikal secara rapi, serta bahan material yang sama.

Namun, jika Anda lihat lebih dekat dan memegangnya secara langsung. Samsung Galaxy S24 memiliki frame yang lebih datar, sama seperti bagian layar dan bodinya. Bahkan, Anda mungkin akan merasakan pengalaman seperti sedang memegang sebuah iPhone yang juga memiliki bagian frame datar.

Selain itu, desain bezel yang dimilikinya juga terlihat lebih tipis, bahkan dari model Samsung Galaxy S24+-nya. Rasio layar ke bodinya yaitu 86,8 persen dengan ukuran layar 6,1 inci. Sedangkan Galaxy S24 memiliki rasio layar ke bodi hingga 90,9 persen dengan ukuran layar 6,2 inci.

Samsung Galaxy S24 juga dibekali ukuran bodi yang relatif kecil dan nyaman saat digenggam. HP ini memiliki dimensi 147 x 70,6 x 7,6 inci dengan bobot hanya 167 gram saja. Ukurannya benar-benar ergonomis dan mudah dibawa atau dimasukkan ke dalam kantong atau tas kecil.

Kemudian untuk ketahanannya, Samsung Galaxy S24 menggunakan material aluminium untuk frame-nya. Material ini masih menggunakan jenis yang sama dengan seri sebelumnya. Sedangkan untuk bodinya dilindungi Gorilla Glass Victus 2 yang sudah tahan terhadap goresan atau benturan dengan benta padat.

Di sisi lain, Samsung juga tetap mempertahankan sertifikasi ketahanan airnya yaitu IP68. Sertifikasi ini membuatnya mampu bertahan dari debu dan air hingga 1,5 meter selama 30 menit.

7. Ketahanan Baterai Oke

samsung galaxy s24

Soal ketahanan baterai, Samsung Galaxy S24 cukup bisa diandalkan dengan kapasitas 4000 mAh. Kapasitas ini sedikit lebih besar dari seri sebelumnya yaitu Galaxy S23 yang hanya 3900 mAh saja. Ketahanan baterai memang tidak dipengaruhi oleh kapasitas saja, tapi angka tetap harus diperhitungkan.

Menariknya, meski kapasitasnya ini berbeda cukup jauh dengan model Galaxy S24+ yaitu 4900 mAh. Namun kemampuan ketahanannya justru masih terbilang mirip. Menurut klaimnya, Samsung Galaxy S24 mampu bertahan sekitar 29 jam untuk menonton video, sedangkan Galaxy S24+ sekitar 31 jam.

Merujuk pada GSMArena, Samsung Galaxy S24 bahkan mendapatkan skor 12 jam 6 menit, jauh di atas Galaxy S23 yang hanya 11 jam 27 menit. Jika diperinci, Galaxy S24 ini mampu bertahan hingga 23 jam 26 menit untuk menelepon, 17 jam 40 menit untuk menonton, 9 jam 46 menit untuk browsing, dan 7 jam 34 menit untuk bermain game.

Sayangnya, Samsung Galaxy S24 masih dibekali pengisian daya yang terbilang lambat yaitu dengan 25 W saja. Sedangkan untuk wireless dan reverse wireless-nya sama dengan dua model lainnya yaitu 15 W. Tidak hanya itu, Anda juga harus membeli secara terpisah karena charger masih tidak ada di dalam kotak penjualan.

8. Mendukung Upgrade Versi Android Hingga 7 Tahun

samsung galaxy s24

Samsung Galaxy S24 series dirilis dengan Android 14 berbasiskan One UI 6.1 dari pabrikannya. Biasanya, HP flagship memiliki masa dukungan update yang cukup panjang, karena memang ditujukan untuk penggunaan jangka waktu yang tidak sebentar atau lama.

Hal itu juga tercermin pada Samsung Galaxy S24, yang tak hanya menawarkan masa dukungan lima tahun seperti pesaingnya kebanyakan, tapi mendukung hingga tujuh generasi pembaruan versi Android.

Artinya, Samsung Galaxy S24 yang rilis dengan Android 14 akan mendapatkan masa pembaruan hingga Android 21 pada tahun 2031. Ini menempatkannya pada level masa dukungan update yang sama dengan Google.

Kekurangan Samsung Galaxy S24

Meski dibekali sejumlah kelebihan yang menarik, Samsung Galaxy S24 bukanlah HP sempurna. Terdapat beberapa kekurangan yang menjadi catatan dan bahan pertimbangan. Berikut beberapa kekurangan Samsung Galaxy S24.

1. Jadi Satu-satunya yang Tidak Dibekali UWB

GALAXY S21 UWB

Salah satu kekurangan yang dimiliki Samsung Galaxy S24 adalah tidak dibekali UWB (Ultra WideBand). Padahal, dua model lainnya yaitu Galaxy S24+ dan S24 Ultra sudah dibekali fitur satu ini.

Padahal, fitur atau sensor UWB ini cukup berguna untuk aktivitas sehari-hari. Sederhananya, fitur ini merupakan teknologi nirkabel berbasis gelombang radio. Fitur UWB ini biasanya digunakan untuk melacak keberadaan atau pergerakan perangkat lain secara real time dan lebih akurat. Bahkan akurasinya bisa mencapai hitungan 10 cm, loh.

Jadi, Anda bisa mencari perangkat Anda lain seperti tablet, earbuds, atau perangkat lain yang terhubung dengan GalaxySmart Tag bisa dideteksi hingga rasius 120 cm. Anda juga bisa mencarinya dalam tampilan peta saat dihubungkan dengan GalaxyThings.

2. Durasi Charging Masih Lambat dan Tidak Ada di Kotak

samsung galaxy s24 plus 5g paket penjualan minim_

Kecepatan pengisian daya tampaknya masih menjadi isu yang belum bisa diatasi oleh Samsung. Samsung Galaxy S24 masih menggunakan kecepatan pengisian daya yang sama dengan Galaxy S23 yaitu 25 W saja. Menurut klaimnya, keduanya hanya bisa mengisi hingga 50 persen dalam waktu 30 menit.

Merujuk pada pengujian yang dilakukan oleh GSMAren, Samsung Galaxy S24 ini mampu mengisi hingga 59 persen dalam 30 menit. Sedangkan untuk mengisi sampai penuh butuh waktu sekitar 1 jam 15 menitan.

Sebenarnya, angka tersebut bukanlah hal yang terlalu buruk. Namun, ketika berbicara mengenai harga dan kelasnya, tentu masih kala dengan HP lain di kelas yang sama, atau bahkan dengan harga lebih murah. Selain itu, kecepatannya ini jadi yang paling kecil dibandingkan dua model lainnya yang dibekali fast charging 45 W.

Kabarnya, alasan Samsung memberikan daya charging yang relatif kecil adalah agar kesehatan baterai tetap terjaga dalam waktu yang sangat lama. Harapannya, kondisi baterai tetap dalam keadaan prima dan penurunan kesehatannya tidak seburuk pesaing lainnya.

Tidak hanya lambat, Samsung juga tetap tidak memasukkan charger ke dalam kotak kemasannya. Jadi, Anda harus membelinya secara terpisah, ya.

3. Masih Ada Isu Throttling di CPU dan GPU

Samsung Galaxy S24

Untuk performa, Samsung Galaxy S24 bisa dibilang cukup tinggi dengan Exynos 2400-nya. Apalagi dikombinasikan dengan GPU yang sudah berbasiskan AI yang lebih canggih. Tak hanya itu, Samsung juga mengeklaim bahwa ukuran vapor chamber-nya sudah lebih besar hingga 1,9 kali. Hal ini cukup membantu dalam menangani suhu yang meningkat saat digunakan bermain game.

Meski begitu, beberapa peningkatannya ini ternyata masih belum cukup untuk menghilangkan isu throttling yang sempat dialami Samsung Galaxy S23. GSMArena juga mengatakan bahwa mereka tidak terlalu terkesan dengan beberapa peningkatannya tersebut, tapi tidak terlalu kecewa juga.

Merujuk pada pengujian yang dilakukannya, performa Samsung Galaxy S24 mengalami penurunan performa hingga 60 persen dari performa puncaknnya. Sedangkan untuk pengujian GPU-nya mendapatkan penurunan performa hingga 50 persen dari total performa hingga 20 kali pengoperasian.

Jika mengingat performa generasi sebelumnya yaitu Samsung Galaxy S23, Galaxy S24 ini tampaknya terlihat sedikit lebih baik. Setidaknya, penurunan performanya tidak terjadi secara tiba-tiba alias bertahap. Peningkatan ukuran sistem pendingin juga tampaknya sedikit membantu karena frame terasa tidak terlalu panas saat diipegang.

4. Tampilan Desain yang Terkesan Monoton

Samsung Galaxy S24

Jika Anda menganggap tampilan desain HP itu adalah hal yang cukup penting, Anda harus berpikir ulang ketika akan membeli HP ini. Pasalnya, Samsung tetap tidak mengubah tampilan desainnya seperti generasi-generasi sebelumnya. Hal ini membuat desain Samsung Galaxy S24 terkesan cukup monoton dan itu-itu saja.

Bahkan, Anda mungkin mengingat HP Samsung Galaxy A Series yang berada di kelas menengah. Misalnya Samsung Galaxy A25 5G atau A15 5G. Jika dilihat secara tampilan desain bagian belakangnya saja, Anda mungkin akan sulit membedakan antara HP dengan harga murah karena berada di kelas menengah dengan HP Galaxy S24 yang punya harga tinggi sebagai HP flagship.

Tampilan desain Galaxy S24 yang terlihat mirip dengan jajaran HP Galaxy yang lebih murah ini menghilangkan (atau setidaknya mengurangi) kesan eksklusivitas pada sebuah HP flagship. Apalagi untuk Anda yang membeli HP flagship dengan tujuan flexing, atau setidaknya desain adalah hal penting bagi Anda.

Simpulan

Samsung Galaxy S24 jadi model reguler yang ada di Samsung Galaxy S24 Series. Menariknya, HP ini tetap mendapatkan jatah Galaxy AI yang jadi daya tarik utama di seri kali ini. Jumlah fitur yang dimilikinya juga tidak ada yang berbeda dengan model lain di atasnya. Jadi, Anda akan tetap mendapatkan pengalaman yang sama tapi dengan harga lebih murah.

Selain itu, Samsung Galaxy S24 juga memiliki kecerahan layar lebih baik ketimbang generasi sebelumnya. Peningkatannya tersebut juga muncul dari sektor performa. Dengan Exynos 2400, Galaxy S24 mampu menghasilkan performa tinggi yang lebih optimal. Apalagi didukung oleh teknologi AI dan vapor chamber yang lebih besar.

Selain itu, keberadaan teknologi AI yang dimilikinya juga cukup berpengaruh untuk sektor kamera. Terdapat fitur seperti ProVisual AI Engine dan Super Live HDR. Di sisi lain, Galaxy S24 juga memiliki ketahanan baterai yang bisa diandalkan serta konektivitas lengkap dan unggul.

Berbicara ketahanan, Samsung tetap membuat desain Samsung Galaxy S24 ini terlihat ergonomis dan kokoh. Ukuran dimensi dan desainnya yang lebih datar membuatnya lebih nyaman saat digenggam. Sedangkan ketahanannya mengandalkan Gorilla Glass Victus 2 dan sertifikasi IP68.

Meski begitu, Samsung Galaxy S24 tetap sebagai model reguler yang tidak sempurna. Terdapat beberapa kekurangan untuk menjadi bahan pertimbangan Anda. Misalnya tidak ada fitur UWB (Ultra WideBand) yang dimiliki Galaxy S24+ dan S24 Ultra. Selain itu, kemampuan pengisian dayanya juga masih lambat, apalagi tidak ada charger di dalam kotak kemasan.

Nah, setelah melihat beberapa kelebihan dan kekurangan Samsung Galaxy S24. Apakah Anda tetap tertarik untuk memilikinya atau menabung sedikit lagi agar bisa memiliki model lain di atasnya seperti Galaxy S24+ atau S24 Ultra? Silakan tulis jawaban dan alasan Anda di kolom komentar, ya.

cross
linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram