Membabar Kelebihan dan Kekurangan HP ASUS Zenfone 8

Ditulis oleh Ahmad Tsalis

ASUS mendobrak konstelasi smartphone dunia dengan meluncurkan ASUS Zenfone 8 pada Mei 2021. Alasannya, ponsel ini menawarkan bentuk kompak dengan spesifikasi kelas atas. Ponsel kompak dengan spesifikasi kelas atas merupakan hal yang sulit ditemui sejak smartphone memasuki era layar penuh (fullview).

ASUS pun menjawab kegundahan Anda yang rindu akan smartphone Android yang pas digenggam, enak dimasukkan saku celana, dan punya performa tak mengecewakan. Adapun kedatangan ASUS Zenfone 8 tentu bakal menyaingi Apple iPhone yang konsisten menghadirkan ponsel mungil, meskipun ia memiliki platform berbeda.

Kali ini Carisinyal akan membabar habis-habisan kelebihan dan kekurangan ASUS Zenfone 8 yang telah dikonfirmasi masuk ke Indonesia. Ulasan dalam artikel ini dapat Anda jadikan sebagai salah satu referensi untuk memberi penilaian terhadap si ponsel. Sebelum berlanjut ke pembahasan, mari simak spesifikasi singkat ASUS Zenfone 8 sebagai berikut.

Spesifikasi ASUS Zenfone 8

  • Rilis: Mei 2021
  • Layar: Super AMOLED, 5,9 inci, 1080 x 2400 piksel
  • Chipset: Snapdragon 888
  • GPU: Adreno 660
  • RAM: 6 GB, 8 GB, 16 GB
  • Memori Internal: 128 GB, 256 GB
  • Memori Eksternal: -
  • Kamera Belakang: 64 MP + 12 MP
  • Kamera Depan: 12 MP
  • Baterai: Li-Po 4000 mAh

Spesifikasi selengkapnya...

Kelebihan ASUS Zenfone 8

Ada dua kata yang bisa menggambarkan ASUS Zenfone 8: kecil dan bertenaga. Gambaran itu bakal tercermin dalam poin-poin kelebihan di bawah ini. Yuk, simak satu per satu!

1. Desain Ergonomis dan Tahan Air

sumber: asus.com

Anda mungkin akan bertanya mengapa ASUS nekat mendesain Zenfone 8 dengan bentuk mungil. Jawabannya adalah, ASUS mengklaim bahwa dua per tiga penduduk dunia menginginkan smartphone dengan lebar layar kurang dari 6 inci. Begitu seperti yang dikatakan Eric Zeman dalam laman Android Authority.

Lebih lanjut, riset pasar yang dilakukan oleh ASUS memberi kesimpulan bahwa sebuah ponsel harus punya panjang kurang dari 150 mm dan lebar kurang dari 70 mm. Itulah mengapa Zenfone 8 dirancang dengan dimensi 148 x 68,5 x 8,9 mm, plus berbobot ringan: 169 gram.

Beberapa penguji sama sekali tidak mengalami masalah ketika menggenggam Zenfone 8 yang berdimensi mungil ini. Padahal, sebelum bertemu ponsel 5G ini, mereka sehari-hari menggunakan ponsel jumbo. Alisson Johnson dari The Verge mengaku tidak butuh lama beradaptasi dengan Zenfone 8 karena langsung nyaman di tangannya.

Penguji XDA-Developers, Mishaal Rahman, menyatakan hal serupa. Rahman bilang, memegang Zenfone 8 berjam-jam dengan satu tangan sangat memungkinkan. Ia juga bisa menjangkau seluruh sudut layar ponsel dengan jempolnya. Pengakuan dari Johnson dan Rahman tersebut punya arti bahwa Zenfone 8 punya desain yang sangat ergonomis.

Bukan cuma bentuk mungil yang jadi perhatian ASUS terhadap desain Zenfone 8. Pasalnya, mereka juga memberi material premium untuk menjamin build quality prima. Mulai dari kaca Corning Gorilla Glass Victus untuk sisi depan, logam aluminium untuk frame lengkung, dan kaca buram (frosted) Gorilla Glass 3 yang dipoles matte buat sisi belakang.

Adapun pemilihan material kaca buram dengan polesan matte membuat bercak tangan tak akan mudah menempel di sisi belakang ponsel. Baik itu untuk varian warna Obsidian Black maupun Horizon Silver.

Selain mungil dan punya kesan premium, Zenfone 8 tampil sederhana. Tidak ada aksen neko-neko pada sisi buritan selain tulisan "ASUS Zenfone" dan modul kamera belakang berkelir hitam yang sedikit menonjol. Modul tersebut dihuni oleh dua lensa dan satu lampu flash.

Pada bagian samping alias frame, Anda akan menjumpai tombol volume dan tombol power berwarna biru di sisi kanan. Lalu, di sisi bawah ada port USB C, slot nanoSIM, grill speaker utama, mikrofon, dan lampu LED notifikasi yang kini jarang ditemui! Di sisi kiri tidak ada apa-apa, sedangkan di sisi atas ada jack audio 3,5 mm.

Sementara itu, pada bagian depan ada layar yang punya bezel sedikit lebih tebal ketimbang ponsel flagship, dengan selingkar lensa kamera di pojok kiri atas. Ada juga earpiece yang punya fungsi ganda sebagai speaker sekunder.

Tidak ketinggalan, Zenfone 8 dijamin tahan debu dan air karena punya sertifikasi IP68. Karena sertifikasi tersebut, ponsel ini dijamin aman 'berendam' hingga kedalaman 1,5 m selama 30 menit.

2. Tampilan Sip

Namanya saja ponsel flagship, sisi tampilan mesti tidak boleh dikesampingkan. Ya, layar flat Zenfone 8 memakai panel Super AMOLED dengan material E4. Layar berbentang 5,9 inci ponsel ini memiliki resolusi Full HD+ (1080 x 2400 piksel), rasio 20:9, dengan kerapatan piksel 446 ppi.

Resolusi Full HD+ dan kerapatan piksel 446 ppi menjadikan seluruh konten yang disajikan oleh layar ponsel ini begitu tajam. Menurut David Lumb dari Tech Radar, ketajaman layar Zenfone 8 bahkan lebih baik ketimbang iPhone 12 Pro.

Selanjutnya, dukungan laju penyegaran (refresh rate) 120 Hz membuat layar Zenfone 8 di atas kertas akan memberi pengalaman menyenangkan seperti saat scrolling di aplikasi media sosial. Soal refresh rate tinggi, Anda tak perlu khawatir hal itu bakal membikin baterai jadi boros.

Sebab, dengan setelan dynamic, ponsel akan otomatis berpindah ke mode 60 atau 90 Hz. Bahkan pengguna juga bisa memilih sendiri untuk memilih mode 60, 90, atau 120 Hz secara fixed pada menu pengaturan.

Layar ponsel yang mendukung Widevine L1 ini juga punya touch sampling rate 240 Hz dengan respons 1 milidetik. Karena itu, jika Anda bermain gim dengan Zenfone 8, tidak akan ada waktu jeda yang terasa antara input dengan gerakan yang ditimbulkan.

1 2345»
cross linkedin facebook pinterest youtube rss twitter instagram facebook-blank rss-blank linkedin-blank pinterest youtube twitter instagram