Carisinyal / Aksesoris PC / Macam-Macam Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsinya

Macam-Macam Perangkat Keras Komputer Beserta Fungsinya

Ditulis oleh - Diperbaharui 24 Januari 2020

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on linkedin
Share on whatsapp

Komputer yang kita gunakan sehari-hari terdiri dari berbagai macam perangkat keras atau hardware. Setiap perangkat keras ini memiliki fungsinya masing-masing agar komputer dapat beroperasi.

Disebut perangkat keras karena komponen yang membentuk komputer ini merupakan benda padat yang umumnya terbuat dari material baja, plastik, metal atau logam, dan yang lainnya.

Dinamakan perangkat keras juga karena hal itu memang “keras” sehubungan dengan perubahan atau modifikasi. Berbeda dengan perangkat lunak atau software yang dapat diperbarui atau diubah dengan mudah.

Perangkat keras komputer ada banyak jenisnya, seperti monitor, CPU, keyboard, dan lain-lain. Di bawah ini adalah bahasan singkat mengenai perangkat keras komputer yang diklasifikasikan menjadi beberapa bagian utama, seperti input, pemrosesan (processing), dan output.

Perangkat Input

keyboard dan mouse

Perangkat input komputer berfungsi memasukkan data atau instruksi ke unit pemrosesan pusat. Perangkat input dapat diklasifikasikan sesuai dengan metode yang digunakan untuk memasukkan data, seperti keying dan pointing.

Pertama ada perangkat keying atau ketik yang berfungsi memasukkan data ke komputer menggunakan alat ketik yang disebut keyboard atau papan ketik. Keyboard merupakan perangkat input utama komputer yang terdiri dari tiga jenis tombol, yaitu tombol alfanumerik, tombol khusus dan tombol fungsi.

Selanjutnya ada perangkat penunjukan atau pointing. Perangkat ini berfungsi memasukkan data dan instruksi ke komputer menggunakan pointer yang muncul di layar. Alat yang paling umum digunakan untuk menunjuk dan memilih item pada layar komputer adalah mouse atau tetikus.

Bisa dibilang kalau keyboard dan mouse merupakan perangkat input komputer yang paling umum. Perangkat input komputer lainnya yang sering digunakan adalah joystick dan mikrofon.

Perangkat Pemrosesan

Perangkat pemrosesan atau pengolah adalah perangkat apa pun di komputer yang menangani tahap menengah daripada pengolahan data yang masuk. Ada banyak perangkat pemrosesan dalam komputer dan beberapa yang paling umum akan dibahas di bawah ini.

1. Motherboard

Komponen_Motherboard

* sumber: commons.wikimedia.org

Motherboard atau papan induk adalah papan sirkuit cetak utama (printed circuit board atau PCB) yang ditemukan di komputer. Motherboard merupakan tempat berkumpulnya banyak komponen komputer penting lain, termasuk CPU, RAM, hard drive, dan kartu video.

Keberadaan motherboard sangat penting bagi sebuah komputer karena merupakan fondasi dari komputer itu sendiri dan berfungsi mengalokasikan daya dan memungkinkan komunikasi ke dan di antara CPU, RAM, dan semua komponen perangkat keras komputer lainnya.

2. CPU

CPU Komputer

* sumber: pixabay.com

CPU atau central processing unit adalah komponen komputer yang bertanggung jawab untuk memproses sebagian besar data komputer, yang mengubah input menjadi output. CPU biasanya berbentuk lapisan tipis berukuran kecil yang terbungkus dalam chip keramik dan kemudian dipasang pada papan sirkuit.

Kecepatan dan kinerja CPU merupakan salah satu faktor terbesar yang menentukan seberapa baik komputer bekerja. Kecepatan dari CPU sendiri diukur dalam gigahertz (GHz) di mana semakin tinggi angkanya, maka semakin cepat pula CPU dapat beroperasi. Tentu saja kecepatan CPU bukan satu-satunya ukuran kinerjanya. Itu karena setiap CPU dibuat dengan teknologi yang berbeda-beda.

3. RAM

Random Access Memory (RAM) adalah tempat penyimpanan sementara informasi yang digunakan CPU saat komputer hidup. Jadi, informasi yang disimpan dalam RAM dihapus ketika komputer dimatikan. Seperti CPU, RAM terdiri dari lapisan kecil dan tipis, terbungkus chip keramik dan dipasang pada papan sirkuit yang disebut DIMM (dual inline memory module).

Kapasitas RAM umumnya dihitung dalam gigabytes (GB). Semakin besar kapasitas RAM sebuah komputer, maka semakin banyak aplikasi yang dapat dibuka sekaligus tanpa membuat performa komputer macet. Selain itu, dukungan RAM yang besar juga dapat membuat beberapa aplikasi bekerja lebih baik secara umum.

4. Hard Drive

HDD

* sumber: pixabay.com

Komponen ini berfungsi sebagai tempat penyimpanan komputer. Berbeda dengan RAM yang bersifat sementara, semua data yang disimpan dalam hard drive akan tetap ada meski komputer dimatikan. Ketika berjalan, sistem operasi dan aplikasi komputer memuat (load) dari hard disk ke dalam RAM.

Seperti halnya RAM, ukuran hard drive juga dihitung dalam gigabytes (GB). Namun hard drive dengan kapasitas ribuan GB umumnya dihitung dalam terabytes (TB).


Hard drive dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu hard disk drive atau HDD yang menggunakan menggunakan piringan logam untuk menyimpan data dengan polaritas magnetik dan solid state drive atau SSD yang lebih modern, bekerja lebih cepat dan lebih tenang, dan tentunya lebih mahal.

5. Kartu Video

Kartu Video

* sumber: pixabay.com

Kartu video atau kartu grafis adalah kartu ekspansi yang memungkinkan komputer untuk mengirim informasi grafis ke perangkat tampilan video seperti monitor, TV, atau proyektor.

Perangkat keras yang satu ini berbentuk persegi panjang dengan banyak kontak di bagian bawah kartu dan satu atau beberapa port di samping untuk koneksi ke tampilan video dan perangkat lain.

Kelima perangkat keras pemrosesan di atas termasuk komponen dalam komputer yang harus dilindungi. Oleh karena itu, sebuah komputer juga memerlukan kasing yang kuat agar dapat melindungi semua komponen dalamnya agar tetap aman.

Kasing komputer (dikenal juga dengan sebutan sasis komputer, menara, unit sistem, atau kabinet) adalah komponen luar komputer yang berfungsi menutupi dan melindungsi komponen-komponen dalam komputer, seperti motherboard, ruang penyimpanan, dan kartu memori.

Kasing komputer biasanya terbuat dari baja, aluminium, dan plastik. Ukuran atau faktor bentuk dari kasing komputer berbeda-beda. Hal itu biasanya ditentukan oleh faktor bentuk motherboard yang merupakan komponen terbesar pada kebanyakan komputer.

Kasing komputer biasanya dibundel dengan catu daya. Antara kasing, motherboard, dan catu daya semuanya harus kompatibel agar sama-sama dapat bekerja dengan baik.

Perangkat Output

Perangkat output adalah perangkat apa pun yang menerima data dari komputer, biasanya untuk tampilan, proyeksi, atau reproduksi fisik. Dua perangkat output komputer yang paling umum adalah monitor dan printer.

1. Monitor

touchscreen monitor

Perangkat keras komputer yang satu ini berfungsi menampilkan setiap informasi dalam bentuk gambar. Pada komputer desktop, monitor terhubung melalui kabel ke port pada kartu video atau motherboard komputer dan biasanya monitor ditempatkan di atas meja.

Umumnya monitor memiliki dua jenis, yaitu monitor CRT yang mirip televisi tabung dan monitor LCD yang lebih tipis, lebih sedikit mengkonsumsi daya, dan pastinya menawarkan kualitas grafis yang lebih baik. Sementara itu, kualitas tampilan pada monitor diukur dalam resolusi (semakin tinggi semakin baik kualitas tampilannya).

2. Printer

Seperti namanya, alat ini berfungsi mencetak hasil pengolahan data komputer ke dalam bentuk salinan kasar atau hard copy. Data komputer yang paling umum dicetak dengan printer adalah dokumen dan gambar.

Tergantung fiturnya, sebuah printer tidak hanya bisa digunakan untuk mencetak saja. Beberapa di antaranya dilengkapi dengan fitur pemindai dan pengirim fax. Selain itu, printer juga terdiri dari banyak jenis yang berbeda-beda.

Nah, itulah bahasan singkat mengenai beberapa macam perangkat keras komputer yang paling umum. Tentunya masih banyak lagi perangkat keras komputer lainnya yang tidak dibahas di sini, seperti speaker, penyimpanan sekunder, CD/DVD drive, dan sebagainya.

Topik Terkait:

Artikel Terkait

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *