10 HP Infinix Terbaru yang Rilis di Indonesia Tahun 2026
Infinix merupakan vendor smartphone besutan Transsion Holdings yang telah memasuki pasar Indonesia sejak tahun 2015. Kini, Infinix menjadi salah satu brand paling dipertimbangkan untuk segmen harga entry-level dan mid-range.
Sebagai salah satu brand dengan value for money terbaik, Infinix getol merilis produk terbaru setiap tahunnya, bahkan hampir tiap bulan ada ponsel baru resmi dari Infinix di Indonesia. Berikut ini adalah deretan ponsel Infinix terbaru yang bisa kamu pilih saat ini.
1. Infinix Smart 20
| Rilis | 2026 |
| Layar | IPS LCD 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultimate |
| Baterai | Li-Ion 5200 mAh |
Di kelas ponsel Rp1 jutaan, susah menemukan paket selengkap Infinix Smart 20. Ponsel ini hadir dengan layar IPS LCD berukuran 6,78 inci yang sudah mendukung refresh rate 120 Hz. Artinya, tampilan layarnya terasa halus saat kamu scrolling di media sosial atau sekadar menonton konten.
Satu hal yang langsung mencuri perhatian dari Smart 20 adalah desainnya. Bodinya hanya 7,7 mm dan tampilannya terinspirasi dari iPhone 17 Pro Max dengan modul kamera persegi yang memanjang secara horizontal. Buat kelas harga satu jutaan, ini termasuk desain yang cukup segar dan tidak pasaran.
Soal fitur, Infinix tidak pelit. Smart 20 sudah dilengkapi NFC untuk transaksi cashless dan QRIS Tap, IR Blaster untuk mengontrol perangkat elektronik rumah, serta sertifikasi IP64 yang berarti tahan debu dan percikan air. Baterainya berkapasitas 5.200 mAh dan ada reverse charging 5W supaya ponsel ini bisa dipakai sebagai powerbank darurat buat earphone atau smartwatch.
Performanya mengandalkan chipset MediaTek Helio G81 Ultimate yang cukup andal untuk kebutuhan harian seperti chatting, streaming, media sosial, dan sesekali gaming ringan. RAM-nya memiliki kapasitas 4 GB bisa diperluas hingga 8 GB lewat fitur Extended RAM.
2. Infinix Note 60 Pro
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4 |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Infinix Note 60 Pro menjadi ponsel pertama dari seri Note yang menggunakan chipset Qualcomm Snapdragon. Hadir dengan Snapdragon 7s Gen 4, ponsel ini membawa peningkatan performa yang sangat signifikan dari generasi sebelumnya, terutama di sisi efisiensi daya dan kemampuan grafis.
Fitur paling unik dari Note 60 Pro adalah Active Matrix Display di bagian belakangnya. Ini bukan sekadar lampu LED biasa, tetapi sebuah panel LED interaktif yang bisa menampilkan notifikasi, jam, animasi kustom, bahkan karakter pixel pets ala Tamagotchi yang bisa kamu ajak berinteraksi. Kamu juga bisa memainkan mini game langsung dari punggung ponsel tanpa perlu membuka layar utama.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K Ultra HDR dan refresh rate adaptif 144 Hz yang sangat responsif untuk gaming. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan OIS dan aperture f/1.59 yang cukup besar sehingga foto di kondisi minim cahaya pun tetap terang dan stabil.
Baterainya berkapasitas 6.500 mAh dengan fast charging 90W yang diklaim bisa mengisi dari 1% ke 50% hanya dalam 16 menit. Ada pula wireless charging 30W dan fitur Bypass Charging untuk gaming sambil dicas tanpa membebani baterai. Fitur Self-Healing Battery bahkan diklaim menjaga kesehatan baterai ini hingga enam tahun ke depan.
Desainnya menggunakan material aluminium unibody yang terasa kokoh dan premium. Lengkap dengan speaker stereo JBL, sensor kesehatan SpO2 dan detak jantung, NFC, serta jaminan update OS tiga tahun dan keamanan lima tahun.
3. Infinix Note 60
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 Ultimate |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Kalau kamu menginginkan pengalaman yang hampir setara dengan Note 60 Pro tetapi dengan harga lebih terjangkau, Note 60 adalah jawabannya. Ponsel ini tetap membawa layar AMOLED 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144 Hz yang sangat tajam dan mulus. Tingkat kecerahannya pun mencapai 4.500 nits sehingga tetap jelas terlihat di bawah terik matahari.
Perbedaan utamanya ada di chipset. Note 60 mengandalkan MediaTek Dimensity 7400 Ultimate yang dikombinasikan dengan RAM 8 GB dan penyimpanan 256 GB. Dari berbagai pengujian, ponsel ini diklaim 67% lebih cepat dan GPU-nya 130% lebih bertenaga dibandingkan generasi Note 50 sebelumnya.
Sistem pendinginnya menggunakan 3D IceCore Vapor Chamber seluas 4.758 mm² untuk menjaga suhu tetap stabil saat gaming marathon.
Baterainya sama besarnya dengan versi Pro, yaitu 6.500 mAh, yang dalam pengujian nyata mampu memutar video YouTube secara non-stop hingga lebih dari 29 jam. Fast charging-nya 45W dengan tambahan wireless charging 30W dan fitur Self-Healing Battery yang menjamin kesehatan baterai lebih dari enam tahun.
Note 60 juga hadir dengan dual speaker JBL, sensor kesehatan di bagian samping untuk memantau SpO2 dan detak jantung, Active Halo Lighting sebagai lampu notifikasi estetik di bagian belakang, NFC, IR Blaster, serta bodi metal premium. Semua ini tersedia di harga yang lebih bersahabat dari versi Pro.
4. Infinix Note Edge 5G
| Rilis | 2026 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7100 |
| Baterai | Li-Ion 6500 mAh |
Infinix Note Edge 5G menjadi ponsel pertama di dunia menggunakan chipset MediaTek Dimensity 7100.
Bodinya hanya 7,2 mm tipis dan bobotnya sekitar 190 gram. Meski ramping, di dalamnya tersimpan baterai Silicon-Carbon berkapasitas 6.500 mAh yang diklaim mampu memutar video hingga 22 jam atau navigasi non-stop selama 26 jam. Baterai ini juga dilengkapi teknologi Self-Healing yang menjaga kapasitasnya tetap di atas 80% bahkan setelah enam tahun pemakaian.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 3D Curved 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan kecerahan puncak 4.500 nits yang membuatnya nyaman dipakai di luar ruangan. Perlindungannya menggunakan Corning Gorilla Glass 7i dan sertifikasi IP65 yang lebih tahan air dibandingkan IP64.
Varian warna Silk Green menjadi yang paling mencuri perhatian berkat tekstur polyurethane water wave brushed yang tampak berkilau seperti riak permukaan air saat terkena cahaya. Sementara varian lainnya menggunakan material komposit berkekuatan tinggi dengan efek batu permata.
5. Infinix GT 30
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Dimensity 7400 |
| Baterai | Li-Po 5500 mAh |
Kalau kamu seorang gamer sejati yang tidak mau keluarkan banyak uang, Infinix GT 30 adalah pilihan yang wajib masuk radar. Layarnya sudah menggunakan panel AMOLED berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K, refresh rate 144 Hz, dan kecerahan puncak 4.500 nits. Proteksinya menggunakan Corning Gorilla Glass 7i.
Fitur yang paling khas dari GT 30 adalah GT Shoulder Triggers, yaitu tombol fisik di sisi kanan yang bisa dikonfigurasi ulang sesuai kebutuhan gaming. Rasanya seperti memegang kontroler game sungguhan. Untuk menjaga suhu tetap dingin saat sesi gaming panjang, Infinix membekali ponsel ini dengan teknologi pendingin 3D Vapor Cloud Chamber.
Dari sisi performa, chipsetnya adalah MediaTek Dimensity 7400 yang sudah mendapat sertifikasi High Frame-rate Technology untuk 10 judul game populer termasuk Free Fire, MLBB, PUBG, dan Garena Delta Force.
Baterainya berkapasitas 5.500 mAh dengan fast charging 45W dan reverse charging 10W. Ponsel ini juga hadir dengan lebih dari 25 fitur AI seperti AI Erase untuk menghapus objek di foto, Screen Q&A untuk merangkum materi, dan AI Privacy Masking untuk menyamarkan data sensitif saat berbagi layar.
6. Infinix Hot 60 Pro+
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G200 |
| Baterai | Li-Po 5160 mAh |
Infinix Hot 60 Pro+ menjadi salah satu ponsel tertipis di Indonesia dengan ketebalan hanya 5,99 mm dan bobot 155 gram. Dengan spesifikasi seperti ini, memegangnya terasa seperti memegang selembar kartu yang cukup tebal, ringan dan nyaman di genggaman.
Di balik bodi ultratipisnya, Hot 60 Pro+ tetap membenamkan layar AMOLED 3D Curved berukuran 6,78 inci dengan resolusi 1.5K dan refresh rate 144 Hz. Kecerahan puncaknya mencapai 4.500 nits sehingga nyaman untuk penggunaan di luar ruangan. Layarnya juga sudah terlindungi Corning Gorilla Glass 7i.
Kameranya mengandalkan sensor Sony IMX882 beresolusi 50 MP yang mampu menghasilkan foto tajam dan detail, terutama di kondisi cahaya yang baik. Kamera ini mampu merekam video hingga resolusi 2K yang cocok untuk kebutuhan konten media sosial. Ada pula fitur AI Eraser 2.0 dan AI Image Extender untuk memperluas latar belakang foto.
Meski bodinya super tipis, baterainya tetap berkapasitas 5.160 mAh dengan fast charging 45W. Ponsel ini juga dilengkapi NFC, IR Blaster, tombol khusus akses AI, serta jaminan update OS tiga kali dari Infinix.
7. Infinix Hot 60 Pro
| Rilis | 2025 |
| Layar | AMOLED 6.78 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G200 |
| Baterai | Li-Po 5160 mAh |
Infinix Hot 60 Pro menjadi ponsel pertama di Indonesia yang menggunakan chipset MediaTek Helio G200. Chipset ini menghadirkan performa yang lebih mumpuni untuk gaming ringan hingga menengah, dengan skor AnTuTu di atas 465.000 poin yang solid untuk kelas harganya.
Layarnya menggunakan panel AMOLED 3D Curved berukuran 6,78 inci dengan refresh rate 144 Hz dan kecerahan 4.500 nits. Untuk kelas harga Rp2 jutaan, layar seperti ini termasuk luar biasa. Perlindungan Gorilla Glass 7i pun sudah disematkan.
Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan fitur AI RAW Masterpiece Engine untuk menghasilkan foto dengan detail dan pencahayaan yang presisi. Ada pula Night Mode untuk foto malam hari.
Baterainya berkapasitas 5.160 mAh dengan fast charging 45W yang diklaim bisa mengisi dari 1% ke 50% hanya dalam 22 menit. Standar ketahanan baterai ini bahkan diuji oleh TÜV SÜD untuk ketahanan 5 tahun.
Hot 60 Pro juga dilengkapi NFC, IR Blaster, tombol Adaptive One-Tap Button untuk akses cepat ke fitur AI, speaker stereo, sertifikasi IP64, dan fitur UltraLink Free Call yang memungkinkan kamu tetap berkomunikasi tanpa sinyal seluler lewat Bluetooth hingga jarak 600 meter.
8. Infinix Hot 60i
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.7 inci |
| Chipset | MediaTek Helio G81 Ultimate |
| Baterai | Li-Po 5160 mAh |
Infinix Hot 60i hadir sebagai pilihan entry-level yang datang dengan fitur di atas ekspektasi harganya. Di kelas Rp1 jutaan, ponsel ini punya fitur-fitur yang biasanya baru ditemukan di kelas dua jutaan ke atas.
Layarnya menggunakan panel IPS LCD 6,7 inci dengan refresh rate 120 Hz yang terasa halus untuk scrolling dan gaming ringan. Performanya ditopang MediaTek Helio G81 Ultimate dengan RAM hingga 8 GB yang bisa diperluas hingga 16 GB lewat Extended RAM. Penyimpanannya tersedia dalam pilihan 128 GB dan 256 GB dengan slot microSD hingga 1 TB.
Yang menarik dari Hot 60i adalah kehadirannya sebagai lini Hot pertama yang paling lengkap di segmen sejutaan. Ponsel ini sudah punya NFC untuk transaksi digital, IR Blaster, GyroPro Navigation untuk kontrol game yang lebih presisi, dan fitur UltraLink untuk komunikasi tanpa sinyal seluler hingga 500 meter.
Baterainya berkapasitas 5.160 mAh dengan fast charging 45W yang bisa mengisi 50% hanya dalam 24 menit. Ada pula reverse charging 10W dan fitur Power Marathon yang memperpanjang pemakaian hingga 2 jam ekstra saat baterai tinggal 5%.
Sertifikasi IP64 dan klaim tahan jatuh dari ketinggian 1,5 meter melengkapi ketangguhan ponsel ini. Fitur AI-nya juga cukup beragam lewat tombol One-Tap AI yang bisa langsung meringkas teks, membuat konten kreatif, atau menjawab pertanyaan harian.
9. Infinix Smart 10 Plus
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.67 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 6000 mAh |
Infinix Smart 10 Plus cocok untuk kamu yang mencari ponsel sejutaan dengan baterai awet dan kapasitas RAM yang lebih besar dari seri Smart 10 biasa. Dibekali baterai 6.000 mAh, ponsel ini diklaim bisa bertahan 47 jam untuk telepon, 121 jam untuk memutar musik non-stop, atau bahkan 36 hari dalam kondisi siaga.
Layarnya lebih besar sedikit dari seri reguler, yaitu 6,67 inci dengan refresh rate 120 Hz. RAM fisiknya sudah 8 GB yang membuat multitasking terasa lebih lancar dan stabil dibandingkan varian Smart 10 biasa. Penyimpanan internalnya 128 GB dan masih bisa diperluas lewat slot microSD hingga 2 TB.
Smart 10 Plus juga punya Dynamic Bar, yaitu area di sekitar kamera depan yang bisa menampilkan informasi secara real-time seperti persentase baterai, status pengisian daya, notifikasi panggilan, dan lainnya. Fitur ini menambah kesan premium yang tidak biasa untuk ponsel kelas harganya.
Ponsel ini sudah dilengkapi NFC, speaker stereo berteknologi DTS, kamera yang bisa merekam video 2K, sertifikasi IP64, dan ketahanan terhadap jatuh dari ketinggian 1,5 meter yang sudah diuji 25.000 kali.
10. Infinix Smart 10
| Rilis | 2025 |
| Layar | IPS LCD 6.67 inci |
| Chipset | UNISOC T7250 |
| Baterai | Li-Po 5000 mAh |
Untuk yang mencari ponsel fungsional dengan harga terjangkau, Infinix Smart 10 adalah jawabannya. Di harga 1 jutaan, kamu sudah bisa mendapatkan layar 6,67 inci dengan refresh rate 120 Hz yang halus serta baterai 5.000 mAh yang cukup untuk pemakaian seharian.
Ponsel ini berjalan di Android 15 dengan antarmuka XOS 15.1 yang dilengkapi fitur AI seperti Folax AI Assistant untuk menjawab pertanyaan, membuat konten teks, hingga mengubah pengaturan ponsel lewat perintah suara atau teks. Ada pula AI Writing, AI Summary, dan AI Translate yang bisa membantu berbagai kebutuhan harian. Semua fitur AI ini bisa diakses cepat lewat tombol One-Tap AI di bingkai sisi kanan ponsel.
Dynamic Bar juga hadir di ponsel ini, menampilkan berbagai informasi real-time di area kamera depan. Layar ponsel ini juga masih bisa dioperasikan meski tangan dalam kondisi basah atau berminyak, yang cukup membantu untuk penggunaan sehari-hari.
Sertifikasi IP64 sudah ada untuk perlindungan dari debu dan percikan air. Speaker stereonya menggunakan teknologi DTS dengan volume yang bisa ditingkatkan hingga 300%.
Kameranya beresolusi 8 MP dengan berbagai mode pemotretan termasuk Super Night Mode dan Panorama, serta mampu merekam video 2K. Cocok banget buat pelajar atau siapa saja yang butuh ponsel fungsional dan tahan banting tanpa perlu keluar biaya besar.
